Perbedaan antara Kingdom dan Domain

Dunia telah mengenali sistem tiga domain sebagai yang paling banyak digunakan saat ini dan merupakan sistem yang paling ilmiah dalam klasifikasi organisme.

Perbedaan antara Kingdom dan Domain – Meskipun ada beberapa kesamaan, sistem kingdom dalam klasifikasi organisme kini sudah diturunkan untuk membantu klasifikasi dan tiga sistem domain adalah yang dipakai di seluruh dunia. Ada banyak upaya klasifikasi organisme yang ditemukan di bumi sampai tahun 1977, sistem kingdom yang diterima secara universal di seluruh dunia.

Mulai dari sistem dua kingdom yang disebut sistem Linnaeus, tahun 1758. ketika bentuk kehidupan dibagi menjadi tumbuhan dan hewan. Artikel ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan antara sistem kingdom dan domain dari klasifikasi organisme.

Kingdom

Dalam sistem klasifikasi dua kingdom, yaitu tumbuhan dan hewan. Sistem Linnaeus menyebut semua organisme yang bergerak dengan anima (artinya jiwa) dan jamur mendapat klasifikasi sebagai tanaman.

Sistem ini terus menambahkan kingdom dan akhirnya sistem klasifikasi lima kingdom itu diyakini sebagai sistem yang lengkap setelah penemuan bakteri, alga dengan mikroskop elektron.

Sekarang, lima sistem kingdom yang pertama kali diusulkan pada 1969 diyakini sebagai sistem yang paling terbaru dari klasifikasi meskipun sistem yang lebih luas memiliki enam kerajaan dianggap lebih akurat.

Enam kerajaan dalam sistem ini adalah Plantae, Archaebacteria, Eubacteria, Protista, Animalia, Fungi dan. Kerajaan kelima disebut Monera telah dibagi menjadi Archaebacteria dan Eubacterea; dengan demikian, jumlah kerajaan menjadi enam. Dalam semua klasifikasi, apakah 5 atau 6 kerajaan, kerajaan dibagi lagi menjadi filum atau divisi. adalah hewan yang bisa dibagi lagi menjadi filum sedangkan tanaman dapat dibagi menjadi divisi.

Domain

Dua ilmuwan, Woese dan Wolfe, pada tahun 1977, benar-benar mengubah sistem klasifikasi organisme di dunia ketika mereka memanfaatkan 165 urutan RNA ribosom. Sampai tahun 1977, dunia telah datang untuk menerima percabangan dari bentuk kehidupan ke eukariota dan prokariota.

Tapi penemuan archaea, mikroorganisme yang dapat hidup tanpa oksigen, dan mengingatkan salah satu lingkungan kuno bumi yang tanpa oksigen, yang memaksa para ilmuwan untuk memahami kategori ketiga organisme. Archaea diterima sebagai yang berbeda dari sebelumnya dua klasifikasi, dan dengan demikian sistem tiga domain muncul.

Perbedaan antara kingdom dan Domain

Organisme diklasifikasikan sebagai sistem lima kingdom dan diterima dengan baik oleh para ilmuwan di seluruh dunia sampai tahun 1977 ketika Woese dan Wolfe membuktikan keberadaan Archaea, kategori ketiga organisme yang bisa hidup tanpa oksigen selain dua kategori diterima disebut eukariota dan prokariota.

Dengan demikian, dunia organisme dapat dibagi menjadi tiga sistem domain dibanding  sebelumnya klasifikasi sistem 5 kingdom.

Artikel lainnya:


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *