Pengertian Lapisan Eksosfer

Lapisan Eksosfer adalah lapisan terluar dari bumi. Pada lapisan eksosfer terdapat refleksi cahaya matahari yang dipantulkan oleh partikel debu meteoritik.

Pengertian Lapisan Eksosfer – Eksosfer berasal dari bahasa Yunani kuno yaitu ‘exo’ yang berarti ‘luar’ atau ‘eksternal’. Ini adalah di mana atmosfer bumi memenuhi luar angkasa. Ini tempat partikel bebas bergerak yang mungkin bermigrasi dari magnetosfer. Lapisan eksosfer berkisar pada ketinggian sekitar 500-1000 km hingga 10.000 km. Eksosfer adalah batas atas atmosfer.

Pada lapisan ini atom dan molekul melarikan diri ke luar angkasa. atmosfer menjadi sangat tipis pada lapisan ini. Lapisan ini mengandung hidrogen dan helium, karbon dioksida dan atom oksigen. Udara begitu tipis sehingga bisa dibandingkan dengan vakum dalam ruang. Partikel gas di perjalanan eksosfer sepanjang jalur melengkung. Mereka juga turun ke atmosfer yang lebih rendah karena tarikan gravitasi bumi atau melarikan diri ke luar angkasa

Batas bawah dari eksosfer dikenal sebagai exobase atau thermopause. Ini membentang 500-1000 km. Ketinggian exobase bervariasi dengan perubahan intensitas radiasi matahari. Di bawah thermopause itu, partikel-partikel gas memiliki tabrakan atom. Di atas itu, mereka memiliki tabrakan Ballastic.

Batas atas adalah jarak di mana efek dari tekanan sinar matahari pada atom hidrogen lebih daripada tarikan gravitasi Bumi. Sederhananya, radiasi matahari memberikan gaya pada atom hidrogen lebih dari gaya yang diberikan oleh gravitasi bumi. Hal ini kira-kira setengah jarak antara Bumi dan Bulan. 10.000 km umumnya dianggap sebagai batas antara atmosfer dan angkasa.

Geocorona

Geocorona

Pada ketinggian 100.000 km, atom hidrogen menyebarkan radiasi UV, menciptakan cahaya A. Cahaya tersebut dikenal sebagai geocorona.

Artikel lainnya:


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *