Macam-macam dan Simbol Status Sosial

Macam-macam dan Simbol Status Sosial – Pada masyarakat ditemui berbagai macam status sosial yang disandang oleh seseorang. Misalnya ada orang yang berstatus sebagai kepala desa, ketua RT, petani, buruh, pagawai, haji, guru, dan sebaginya. Status sosial ini melekat pada seseorang setelah ia memperolehnya. Dari cara memperolehnya ini terdapat bermacam-macam status sosial.

Macam-macam Status Sosial

Macam-macam status sosial terbagi dalam beberapa macam, yaitu:

Achieved status

Achieved status yaitu status yang diperoleh seseorang melalui usaha/perjuangan terlebih dahulu. Untuk memperoleh status ini, seseorang harus melalui usaha/perjuangan yang panjang dan memerlukan pengorbanan.

Contohnya: seseorang yang ingin menjadi sarjana harus melalui perjuangan terlebih dahulu. Ia harus bersekolah SD, SMP, SMA, dan kuliah diperguruan tinggi. Dengan demikian untuk mencapai status sosial sebagai sarjana ia harus berkorban biaya, waktu dan juga pemikiran.

interaksi sosial

Ascribed status

Ascribed status adalah status sosial yang diperoleh dengan sendirinya atau otomatis akan didapatkan karena faktor keturunan. Status sosial ini tanpa diusahakan sudah dapat dimiliki seseorang.

Contohnya: anak seorang bangsawan dengan sendirinya akan menjadi seorang bangsawan pula. Ia akan dihormati oleh orang lain karena status sosial yang di milikinya.

Assigned status

Assigned status yaitu status sosial yang diperoleh seseorang karena diberikan oleh masyarakat sebagai tanda penghargaan atas jasa-jasanya.

Contohnya: seorang pahlawan yang dihargai oleh masyarakat atas jasa perjuangannya. Para pahlawan dengan rela mengorbankan jiwa dan raganya untuk memperjuangkan kebenaran. Mereka rela mengorbankan kehidupan pribadinya demi kehidupan orang lain.

Simbol Status Sosial

Dalam kehidupan masyarakat terdapat jenjang (stratifikasi sosial). Stratifikasi sosial merupakan penggolongan seseorang sesuai dengan status sosialnya. Penggolongan tersebut apabila didasari oleh kriteria ekonomi disebut kelas sosial. Kelas sosial ini pada dasarnya dibagi menjadi 3 (tiga) yaitu kelas sosial atas, menengah, dan bawah. Pada umumnya, istilah kelas sosial digunakan untuk menunjukan kelompok kelas sosial atas. Kelompok sosial ini merupakan golongan orang-orang yang kaya dan bergengsi. Mereka bangga dengan kelas sosial yang disandangnya.

Semaki tinggi status sosialnya, maka semakin tinggi pula prestise (gengsi) yang dimilikinya. Agar mereka tampak berbeda dengan kelas sosial lainnya maka mereka membentuk ciri tertentu. Ciri-ciri tersebut merupakan kebanggaan bagi pemiliknya.

Ciri-ciri atau tanda tertentu yang menunjukan kelas sosial disebut Simbol status. Beberapa simbol status yaitu:

Kekayaan

Kekayaan menjadi unsur utama yang senang mereka pamerkan seperti mobil mewah, perhiasan, dan sebagainya

Tempat tinggal

Kelas sosial atas biasanya tinggal diperumahan elite yang mewah dan memiliki pretise tinggi

Penghasilan

Pada uumnya kelas sosial atas memiliki penghasilanyang tinggi. Mereka pada umumnya para Eksekutif yang berpenghasilan tinggi.

Pakaian

Pakaian yang digunakan menunjukan pakaian yang mahal dan mereka akan merasa bangga dengan produksi luar negeri seperti baju buatan itali, parfum dari perancis, dan sebagainya.

Kegemaran/Hobby

Kegemaran yang mereka lakukan memerlukan biaya yang cukup besar seperti belanja keluar negeri, olahraga golf, dan sebagainya.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *