3 Macam Otot Manusia dan Ciri-cirinya

Menurut sifat kerjanya, otot manusia dibagi menjadi 2, yaitu: Antagonis dan Sinergis, antagonis adalah kerja 2 otot secara berlawanan, sedangkan sinergis adalah 2 otot yang kerjanya bersamaan.

3 Macam Otot Manusia dan Ciri-cirinya – Jaringan otot memiliki empat sifat utama: eksitabilitas (kemampuan untuk menanggapi rangsangan), kontraksibilitas (kemampuan berkontraksi), ekstensibilitas (kemampuan untuk ditarik tanpa robek) dan Elastisitas (kemampuan untuk kembali ke bentuk normal). Berdasarkan karakteristik struktural dan fungsional tertentu, jaringan otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis. Yaitu otot polos, otot lurik, dan otot jantung.

Otot Polos

Otot yang ditemukan dalam organ pencernaan dan pembuluh darah, bekerja dengan pengaturan dari sistem syaraf tak sadar atau saraf otonom. Otot polos dibentuk oleh sel-sel otot yang terbentuk dari gelendong dengan kedua ujung meruncing, serta mempunyai satu inti tunggal. Jaringan otot polos mempunyai serabut-serabut (fibril) yang homogen sehingga bila diamati di bawah mikroskop tampak polos atau tidak bergaris-garis. Otot polos berkontraksi secara refleks dan di bawah pengaruh saraf otonom. Bila otot polos dirangsang, reaksinya lambat. Otot polos terdapat pada saluran pencernaan, dinding pembuluh darah, saluran pernafasan.

Ciri-ciri Otot Polos

Ciri-ciri Otot Polos adalah:

  • Berbentuk gelondong dengan dua ujung yang meruncing dan tepat pada bagian tengah cenderung menggelembung.
  • Inti selnya hanya satu.
  • Durasi kontraksi otot polos antara 3 sampai 180 detik.
  • Polos sebab tidak memiliki garis-garis yang melintang sama seperti yang dijumpai pada otot lurik.
  • Otot polos ini bereaksi di luar kesadaran atau control manusia sebab ia diluar perintah otak. Oleh seba itu, otot polos kadang disebut juga sebagai otot tak sadar.
  • Biasanya dijumpai pada bagian usus, saluran peredaran darah, otot pada saluran kemih, pembuluh darah dan lain-lainnya.
  • Otot polos melakukan kontraksi dengan reflex sebab ia berada di bawah saraf yang otonom.
  • Reaksi otot polos ini lambat jika dibandingkan dengan otot lurik dan tidak mudah lelah meski ia bekerja secara terus menerus.

    otot polos

    Otot polos

Ada dua jenis otot polos berdasarkan cara serabut saraf otot distimulasi untuk berkontraksi, yaitu:

  • Otot Polos Unit Tunggal (viseral), otot ini tidak memerlukan stimulus saraf eksternal untuk melakukan kontraksi, contoh otot ini terdapat pada lapisan dinding organ berongga (visera).
  • Otot Polos Unit Ganda, otot ini memerlukan stimulus saraf eksternal untuk melakukan kontraksi. Contoh otot ini terdapat pada otot mata yang memfokuskan lensa dan menyesuaikan ukuran pupil.

Otot Lurik (Rangka)

Disebut dengan otot lurik dikarenakan pada serabut-serabut panjang otot terdapat garis terang (isotrop) dan garis gelap (anisotropi) yang tersusun secara bergantian. Otot lurik mempunyai pigmen mioglobin dan mendominasi tubuh vertebrata. Otot ini juga disebut otot rangka. Disebut otot rangka karena otot ini melekat pada tulang rangka, sehingga ketika sedang berkontraksi menyebabkan tulang bergerak. Cara kerjanya dipengaruhi oleh susunan saraf pusat dan juga sering disebut otot sadar.

Otot lurik

Otot lurik

Ciri-ciri Otot Lurik

Ciri-ciri otot lurik adalah:

  • Bentuknya silindris memanjang
  • Memiliki banyak inti di tepi (multinuklei)
  • Cepat menanggapi adanya rangsangan
  • Bekerja menurut kesadaran (volunteer)
  • Memiliki daerah yang gelap dan terang yang tersusun rapi
  • Sel otot lurik lebih panjang dibandingkan dengan sel otot polos dan otot jantung

Otot Jantung

Jenis otot ditemukan yang hanya pada dinding jantung. Ini memiliki kesamaan dengan otot rangka dalam hal itu lurik dan dengan otot-otot polos dalam kontraksi yang tidak berada di bawah kendali kesadaran. Namun jenis otot yang sangat khusus. Hal ini di bawah kendali sistem saraf otonom, namun, bahkan tanpa kontraksi imput saraf dapat terjadi karena sel yang disebut sel alat pacu jantung. Otot jantung sangat tahan terhadap kelelahan karena adanya sejumlah besar mitokondria, mioglobin dan suplai darah yang baik memungkinkan metabolisme aerobik terus menerus.

Otot jantung

Otot jantung

Ciri-ciri Otot Jantung

Ciri-ciri Otot Jantung adalah:

  • Bentuknya menyerupai otot serat lintang
  • Di dalam sel protoplsmanya terdapat serabut-serabut melintang yang bercabang-cabang
  • Fungsinya seperti otot polos, dapat bergerak sendiri secara otomatis
  • Mendapat rangsangan dari susunan otonom.
  • Otot semacam ini hanya terdapat pada jantung yang mempunyai fungsi tersendiri.
  • Otot Lurik Sebagian besar otot tubuh ini melekat pada kerangka,
  • Dapat bergerak secara aktif sehingga dapat menggerakkan bagian-bagian kerangka dalam suatu letak yang tertentu.
  • Jadi Otot kerangka merupakan sebuah alat yang menguasai gerak aktif dan memelihara sikap tubuh.
  • Dalam keadaan istriahat, keadaannya tidak kendur sama sekali, tetapi mempunyai ketegangan sedikit yang disebut tonus.

Sifat Kerja Otot

Menurut sifat kerjanya, otot dibagi menjadi 2, yaitu:

  • Antagonis, yaitu kerja 2 otot secara berlawanan. Jika yang satu berkontraksi maka yang lain mengalami relaksasi, begitupun sebaliknya. Contoh: – Pronasi dan Supinasi pada telapak tangan. – Fleksi dan Ekstensi pada sendi siku dan lutut. – Abduksi dan Adduksi pada sendi lengan atas dan sendi paha. – Depresi dan Elevasi ketika kepala menunduk dan menengadah.
  • Sinergis, yaitu 2 otot yang kerjanya bersamaan. Jika yang satu berkontraksi maka yang lain pun ikut berkontraksi, begitupun dalam hal relaksasi. Contoh: Otot Pronator Teres dan Kuadratus pada telapak tangan.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *