Mencegah Baby Blues setelah Melahirkan

Mencegah baby blues setelah melahirkan adalah sesuatu yang sangat penting untuk diketahui ibu yang akan menghadapi kelahiran. Baby blues merupakan salah satu kasus yang sering terjadi pada wanita setelah melahirkan, terutama di ibu baru. Baby blues adalah masalah psikologis yang dialami oleh ibu setelah melahirkan. Baby blues dapat terjadi karena takut, sedih, tidak dan tidak siap untuk mempertahankan dan merawat bayi. Baby blues sering terjadi pada wanita yang pertama kali melahirkan atau wanita yang pertama kali merasakan menjadi seorang ibu. Namun, Anda seperti baru ibu tidak perlu khawatir karena baby blues adalah sesuatu yang sering terjadi pada wanita yang pertama kali melahirkan. Wanita akan mengalami puncak baby blues di rumah ketika merawat bayi karena dia akan mengurus semua kebutuhan bayi.

Mencegah Baby Blues setelah Melahirkan

Baby blues terjadi tiga hari setelah kelahiran dan akan meningkat sekitar tiga minggu postpartum. Baby blues dapat disebabkan oleh perubahan hormonal dalam tubuh setelah melahirkan. Perubahan ini akan mempengaruhi perasaan ibu. Penurunan tingkat estrogen, progesteron dan hormon lain akan menyebabkan ibu mengalami rasa takut, lelah, sedih, cemas, depresi dan tidak ada semangat. Selain itu, ibu harus mengurus anak, menyusui, memandikan dan juga terbangun di malam hari ketika bayi menangis atau ingin menyusui. Nah, ini semua yang akan membuat ibu kurang istirahat sehingga merasa lelah. Perubahan yang dialami oleh ibu akan membuat stres dan depresi karena harus memenuhi semua kebutuhan bayi dengan sendirian. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana mencegah baby blues setelah melahirkan.

Berikut adalah beberapa cara untuk mencegah baby blues setelah melahirkan:

  • Siapkan fisik dan mental sebelum melahirkan.
  • Cari tahu tentang perawatan bayi seperti mandi, mengganti popok dan lain-lain. Hal ini melibatkan cara merawat dan membesarkan bayi dengan baik.
  • Dukungan dari suami dan keluarga sangat penting untuk menghindari baby blues setelah melahirkan. Berbagi tugas dan tanggung jawab dengan suami akan meringankan beban ibu untuk mengurus semua kebutuhan bayi dan keluarga.
  • Memperhatikan diet selama menyusui seperti makan makanan sehat dan bergizi tinggi karena ini akan menentukan kuantitas dan kualitas ASI.
  • Mendapatkan istirahat yang cukup dapat mengurangi beban pikiran Anda. Selain itu, istirahat juga akan mengembalikan energi Anda sehingga akan lebih bersemangat untuk merawat anak. Mintalah suami atau salah satu anggota keluarga untuk menjaga bayi saat tidur. Manfaatkan waktu luang Anda saat bayi sedang tidur.
  • Selalu berpikir positif dan yakin bahwa semua masalah dapat Anda hadapi dengan baik.
  • Cari suasana yang dapat membuat Anda terhibur. Hal ini dapat membantu Anda untuk menghilangkan semua beban yang ada di pikiran Anda.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *