Penyebab dan Gejala Nyeri Punggung

Penyebab nyeri punggung akan dibahas dalam artikel ini. Tidak sedikit orang yang mengalami sakit punggung.

Penyebab dan Gejala Nyeri Punggung – Sakit punggung tidak mengenal usia. Sakit punggung bisa dialami oleh semua orang. Sakit punggung dapat disebabkan oleh banyak faktor. Dalam beberapa kasus, sakit punggung disebabkan oleh bentuk tubuh yang salah yang dapat mempengaruhi waktu Anda sambil duduk atau saat aktivitas. Oleh karena itu, ketika melakukan aktivitas berat harus berhati-hati karena tanpa disadari aktivitas sehari-hari yang dapat mengancam kesehatan tubuh.

Penyakit nyeri punggung, selain menyebabkan rasa sakit di daerah belakang tubuh, postur dapat juga terganggu. Hal ini biasanya disebabkan oleh posisi tidur yang salah, menggunakan kasur yang tidak nyaman dan juga bisa disebabkan oleh duduk terlalu lama.

Penyebab sakit punggung yang paling umum adalah adanya otot atau ligamen atau postur yang tidak benar. Hal ini bisa mengakibatkan kelebihan beban sehingga perut akan mendorong tulang belakang ke depan. Lakukan aktivitas berat seperti mengangkat beban berat akan menyebabkan nyeri punggung jika posisi tubuh saat mengangkat beban tidak benar. Nyeri punggung dapat terjadi pada saat cedera. Jika Anda mengalami sakit punggung, bisa menjadi penyebab sulit tidur . Kesulitan tidur dapat menyebabkan sakit punggung Anda lebih parah. Selain itu, posisi tidur yang buruk dapat memperburuk sakit punggung Anda.

Mengidentifikasi Gejala Nyeri Punggung

Solusi sederhana saat tidur untuk meredakan sakit punggung adalah mencoba untuk tidur dengan mengambil posisi miring. Tempatkan bantal di antara lutut Anda untuk menjaga tulang belakang dan mengurangi tekanan pada punggung. Jika Anda tidur telentang, letakkan bantal di bawah lutut Anda. Selain itu, menggunakan kasur atau tempat tidur yang solid dan nyaman. Tidur di kasur yang nyaman maka Anda akan mendapatkan cukup tidur.

Penyebab Nyeri Punggung

Berikut adalah beberapa penyebab nyeri punggung:

  • Cedera tulang struktural bisa menyebabkan nyeri punggung atas parah
  • Tendonitis bisa menjadi penyebab nyeri bahu. Jika ada peradangan tendon di bahu bisa menyebabkan nyeri punggung atas
  • Arthritis adalah penyebab utama dari nyeri bahu. Arthritis menyebabkan disfungsi sendi di tulang rusuk belakang dan punggung atas sehingga menyebabkan sakit sendi.
  • Umur juga dapat menyebabkan nyeri punggung. Hal ini disebabkan oleh degenerasi tulang leher akibat penuaan atau penyakit tulang dapat menyebabkan nyeri tulang belikat.

Itulah penyebab nyeri punggung yang perlu kita ketahui. Hati-hati dengan nyeri punggung tiba-tiba dan besar karena bisa menjadi tanda bahaya dari sakit punggung. Jika Anda mengalami sakit punggung yang parah perlu untuk mendapatkan perawatan yang lebih intensif.

Dokter biasanya melakukan sinar-X jika ada kasus-kasus nyeri punggung. Tapi sinar-X hanya bisa melihat tulang, tetapi tidak dapat melihat sumsum tulang belakang dan jaringan sendi. Dengan demikian, mungkin ada saraf terjepit di tulang belakang atau lebih buruk, jika ada tumor di sumsum tulang belakang. Oleh karena itu, ketika Anda memiliki sakit punggung jangan menunda untuk melakukan penanganan, segera ke dokter spesialis untuk mendapatkan penanganan yang lebih tepat.

Cara Menangani Nyeri Punggung

Ada berbagai cara penanganan yang dapat dilakukan agar rasa nyeri menjadi tidak berkepanjangan, yaitu:

Obat pereda nyeri

Jika nyeri tidak mereda dan terasa tidak tertahankan, kita dapat mengonsumsi obat-obatan pereda nyeri seperti paracetamol atau ibuprofen.

Terapi manual

Kompres panas atau dingin dapat membantu meredakan nyeri. Bentuk-bentuk pengobatan lain dapat dilakukan juga dengan melakukan terapi di klinik atau rumah sakit, antara lain fisioterapi.

Penanganan nyeri punggung yang kronis dapat meliputi kombinasi obat pereda sakit dan salah satu dari terapi manual, akupunktur, dan mengikuti kelas-kelas latihan fisik.

Tetap aktif

Sebelumnya, istirahat dianggap sebagai penanganan yang mungkin dapat meringankan nyeri punggung. Namun kini dipercaya bahwa tubuh yang tidak bergerak aktif dalam jangka panjang justru berakibat buruk bagi punggung. Melakukan olahraga ringan secara rutin dapat menjadi solusi yang tepat.

Berpikir positif

Relaksasi dapat mengurangi ketegangan otot sehingga membantu mengurangi nyeri yang diderita. Penderita yang selalu berpikiran positif juga terbukti lebih cepat sembuh dibandingkan penderita yang selalu cemas akan penyakit yang dideritanya.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *