Pengertian Reaksi kondensasi

Ganggang adalah tanaman sederhana yang dapat berkisar dari ukuran mikroskopis (mikroalga), sampai (makroalga). Ganggang dapat dibagi menjadi beberapa sub-kelompok, sebagian besar didasarkan pada jenis pigmen yang mereka gunakan untuk fotosintesis. Sejumlah jenis rumput laut, terutama di kalangan ganggang merah, bisa dimakan.

Molekul-molekul bahan yang dihasilkan lebih besar daripada molekul reaktan, sedangkan substansi dihilangkan (biasanya air atau amonia) terdiri dari molekul yang sangat kecil.

Reaksi kondensasi terjadi terutama dalam kimia organik. Contohnya adalah reaksi antara keton dan hidroksilamin untuk menghasilkan oksim dan air. Sebuah proses serupa yang melibatkan monomer dapat digunakan untuk menghasilkan polimer dalam jenis reaksi yang disebut polimerisasi kondensasi. Ini adalah proses dimana subunit seperti asam amino dan monosakarida bergabung bersama untuk membentuk polimer biokimia.

Reaksi kondensasi

Reaksi kondensasi

Reaksi Kondensasi terdiri dari tiga tahap yaitu :

  • Tahap I, tahap dimana katalis menyerang atom hydrogen alpha dari suatu gugus karbonil membentuk ion enolat.
  • Tahap II, tahap dimana ion enolat menyerang gugus karbonil untuk membentuk ion alkoksida.
  • Tahap III, tahap dimana ion alkoksida suatu produk aldol dengan menangkap atom Hidrogen dari katalis.

Reaksi kondensasi dapat terjadi dari reaksi antara yang memiliki gugus fungsi yang bersifat asam dengan yang bersifat basa.

Contoh reaksi kondensasi :

R–NH2 + HOOOCR’ → R–NH–OCR’ + H2O


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *