Pengertian, Ciri, dan Sifat Yodium

Pengertian, Ciri, dan Sifat Yodium – Yodium merupakan unsur keempat di kolom ketujuh belas dari tabel periodik. Yodium diklasifikasikan sebagai unsur halogen dan non-logam. Atom yodium memiliki 53 elektron dan 53 proton dengan 7 elektron valensi di kulit terluar.

Karakteristik dan Sifat Yodium

iodine

Simbol: I
Nomor atom: 53
Berat atom: 126,904
Klasifikasi: Halogen
Fase pada Suhu Kamar: Padat
Berat jenis: 4,933 gram per cm3
Titik leleh: 113,7 ° C, 236,66 ° F
Titik Didih: 184,3 ° C, 363,7 ° F
Ditemukan oleh: Bernard Courtois pada tahun 1811

Dalam kondisi standar yodium adalah berwarna biru-hitam yang solid. Kristal yodium dapat langsung berubah dari padat ke gas. Sebagai gas, yodium adalah uap berwarna ungu.

Yodium merupakan elemen yang cukup aktif, tapi agak kurang aktif dibandingkan dengan halogen lain di atasnya dalam tabel periodik yang meliputi bromin, klorin, dan fluorin. Yodium dapat membentuk senyawa dengan banyak unsur. Beberapa senyawa yang paling umum dibentuk dengan natrium dan kalium.

Yodium murni bisa berbahaya dan menyebabkan kulit terbakar dan kerusakan pada mata.

Dimana itu ditemukan di Bumi?

Yodium cukup jarang, tetapi ditemukan baik di kerak bumi dan air laut. Sebenarnya ada konsentrasi yang lebih tinggi yodium di laut daripada di kerak bumi. Beberapa tanaman laut seperti rumput laut memiliki konsentrasi tinggi yodium. Yodium juga ditemukan dalam air asin bawah tanah dekat cadangan minyak dan gas alam.

Bagaimana yodium digunakan?

Yodium memiliki beberapa manfaat. Yodium digunakan dalam sistem sanitasi dan sebagai antiseptik untuk membunuh kuman dan bakteri. Yodium juga digunakan dalam bentuk radioaktif untuk memungkinkan dokter untuk mendiagnosis masalah medis dan penyakit.

Aplikasi lain termasuk pakan ternak, penyemaian awan, pewarna, dan fotografi.

Yodium juga merupakan elemen penting bagi kehidupan. Yodium memainkan peran penting dalam kelenjar tiroid yang mengendalikan laju pertumbuhan tubuh. Terlalu sedikit yodium dapat menyebabkan pertumbuhan seseorang terhambat dan perkembangan kognitif lebih lambat (kurang cerdas). Untuk memastikan bahwa orang-orang mendapatkan cukup yodium, yodium sering ditambahkan ke dalam garam yang disebut garam beryodium.

Bagaimana Yodium ditemukan?

Yodium pertama kali ditemukan dan diisolasi oleh kimiawan Perancis Bernard Courtois pada tahun 1811. Courtois tidak sengaja menemukan yodium saat malakukan percobaan pada rumput laut. Itu kimiawan Perancis Gay-Lussac yang pertama menyarankan dan memberi nama yodium sebagai elemen baru.

Dari mana asal nama yodium?

Yodium mendapatkan namanya dari kata Yunani “iodes” yang berarti “ungu.”

Isotop

Yodium memiliki satu isotop stabil yang terjadi secara alami, Yodium-127.

Fakta Menarik tentang Yodium

  • Banyak orang mendapatkan yodium yang mereka butuhkan dalam makanan mereka dan rumput laut.
  • Yodium adalah unsur terberat yang sangat penting bagi kehidupan manusia dan kesehatan.
  • Makanan yang kaya yodium termasuk ikan, produk susu olahan (susu, keju, yogurt), beberapa buah-buahan dan sayuran, dan garam beryodium.
  • Ibu hamil membutuhkan lebih banyak yodium daripada rata-rata orang. Mereka bisa mendapatkan ini melalui suplemen makanan.
  • Terlalu banyak yodium berbahaya dan bisa membuat seseorang sakit. Jangan pernah mengkonsumsi yodium kecuali diperintahkan oleh dokter.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

One comment on “Pengertian, Ciri, dan Sifat Yodium

  1. hanna anisa simanjuntak says:

    nice article… thanks

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *