Pengertian dan Fungsi Klorofil

Klorofil merupakan pigmen yang hadir pada tumbuhan dan membantu membuat makanan untuk pertumbuhan dan perkembangan pada tumbuhan.

Dengan bantuan sinar matahari dalam proses yang disebut fotosintesis, pigmen klorofil dalam tumbuhan akan membantu mengubah air menjadi glukosa.

Glukosa adalah jenis gula dan menyediakan sumber energi bagi tumbuhan untuk mendukung berbagai fungsi yang berhubungan dengan pertumbuhan dan perkembangan.

Misalnya agar daun tumbuh lebih besar dan kuncup bunga muncul dari batang, glukosa harus hadir untuk kebutuhan energi dasar tumbuhan. Tanpa glukosa, tumbuhan tidak akan mampu untuk menyediakan makanan bagi berbagai bagiannya.

Penciptaan glukosa tergantung pada pigmen yang disebut klorofil. Dengan fungsi tertentu, klorofil dianggap sebagai pigmen atau substansi yang sangat penting.

Proses fotosintesis adalah satu-satunya cara bagi tumbuhan untuk memproduksi makanan mereka sendiri, bertahan hidup, dan tumbuh. Dengan sinar matahari, kandungan klorofil pada tumbuhan kemudian akan diaktifkan dan mengubah air yang diserap oleh akar.

Melalui proses pembuatan makanan ini, tumbuhan akan dapat memiliki cabang lain atau daun lain. Beberapa tumbuhan juga akan berkembang dan berbunga serta buah karena kontribusi klorofil yang penting dalam konversi air menjadi glukosa sebagai sumber energi.

Seiring dengan produksi energi untuk pertumbuhan dan perkembangan, klorofil juga membantu mengubah karbon dioksida menjadi oksigen. Karbon dioksida ekstra dari lingkungan akan diserap oleh tumbuhan melalui pigmen klorofil.

Di dalam tumbuhan, karbon dioksida akan diubah menjadi oksigen dan akan dirilis kembali ke lingkungan untuk kepentingan hewan dan manusia.

Warna hijau pada tumbuhan juga karena sebenarnya warna klorofil. Ketika diekstrak, pigmen hijau klorofil yang juga dapat digunakan sebagai pewarna makanan. Ada juga suplemen makanan yang mengandung klorofil yang baik untuk kesehatan.

Klorofil

Klorofil

Fungsi Klorofil

Molekul klorofil yang terkandung di dalam kloroplas, yang ditemukan di semua bagian tumbuhan yang berwarna hijau.

Di dalam kloroplas kita juga menemukan membran tilakoid, yang mengandung fotosistem. Fotosistem terbuat dari sekelompok kompleks pemanen cahaya, yang hanya istilah mewah untuk molekul pigmen dan protein.

Ada dua fotosistem yang telah diidentifikasi, yaitu: fotosistem I dan fotosistem II.

Molekul-molekul klorofil disusun dalam dan di sekitar fotosistem, dan ini memungkinkan mereka untuk mentransfer energi cahaya menjadi pusat fotosistem. Energi cahaya ini berasal dari foton. Foton adalah salah satu cara yang ditempuh cahaya – sebagai paket diskrit energi.

Ketika energi cahaya dilewatkan oleh molekul klorofil ke pusat fotosistem II (fotosistem pertama dalam rantai), itu memberikan energi molekul klorofil pusat yang disebut P680.

Molekul ini begitu berenergi dengan itu akan diteruskan rantai lain dengan fotosistem I. Hal ini kemudian dikirim ke molekul klorofil pusat ada: P700. Proses ini, disebut fotosintesis, adalah bagaimana tumbuhan mengubah cahaya matahari menjadi energi kimia yang dapat digunakan.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *