Contoh Zat Terlarut dan Pelarut.

Terlarut dan pelarut adalah dua komponen dalam larutan.

Pelarut adalah zat yang melarutkan zat terlarut. Dan zat terlarut adalah zat yang dilarutkan oleh pelarut.

Contoh Zat Terlarut dan Pelarut.

Untuk mengidentifikasi mereka, perhatikan bahwa jika ada zat dalam larutan mengalami perubahan, itu adalah zat terlarut. Namun, jika keduanya tidak mengubah keadaan, reagen dalam jumlah yang lebih kecil adalah zat terlarut.

Berikut adalah beberapa contoh dari larutan. Dimana zat terlarut dan pelarut diidentifikasi.

Contoh 1: Campur garam dan air untuk membentuk larutan.

Ketika garam dilarutkan kedalam air, garam mengalami perubahan dari padat menjadi cair. Sementara air tetap sebagai cairan.

Oleh karena itu, dalam larutan ini, garam adalah zat terlarut dan air adalah pelarut.

Contoh 2: Cuka

Untuk membuat cuka, asam asetat dan air dicampur bersama-sama. Kedua zat ini sama-sama cair. Dan bila dicampur bersama-sama, keduanya tetap dalam bentuk cair. Tidak ada perubahan. Namun, jumlah asam asetat lebih kecil dibandingkan dengan air.

Dengan demikian, asam asetat adalah zat terlarut dan air pelarut.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *