Pengertian Kultur Jaringan pada Tanaman

Kultur jaringan adalah budidaya sel tumbuhan, jaringan, atau pada organ diformulasikan secara khusus dengan media nutrisi. Di bawah kondisi yang tepat, seluruh tanaman dapat diregenerasi dari satu sel. Kultur jaringan tanaman adalah teknik yang telah ada selama lebih dari 30 tahun. Kultur jaringan dipandang sebagai teknologi yang penting bagi negara-negara berkembang untuk produksi, bahan tanam berkualitas tinggi bebas penyakit dan produksi cepat banyak tanaman seragam.

kultur jaringan

Budidaya, yang merupakan bentuk kultur jaringan, meningkatkan jumlah bahan tanam untuk memfasilitasi distribusi dan penanaman skala besar. Dengan cara ini, ribuan salinan tanaman dapat diproduksi dalam waktu singkat. Benih tanaman diamati untuk berkembang lebih cepat, tumbuh lebih keras dan lebih tinggi, memiliki siklus produksi yang lebih pendek dan lebih seragam, dan menghasilkan hasil yang lebih tinggi dibandingkan benih konvensional.

Kultur jaringan tanaman adalah teknik sederhana dan banyak negara berkembang telah menguasainya. Penerapannya hanya membutuhkan sterilisasi, pembibitan, dan rumah kaca, serta tenaga kerja terlatih. Sayangnya, kultur jaringan adalah padat karya, memakan waktu, dan biayanya mahal. Tanaman penting untuk negara-negara berkembang yang telah tumbuh dalam kultur jaringan adalah kelapa sawit, pinus, pisang, terong, jojoba, nanas, pohon karet, singkong, ubi, ubi jalar, dan tomat. Aplikasi ini adalah bentuk paling umum diterapkan bioteknologi tradisional di Afrika.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *