Pengertian Volume Tidal dan Kapasitas Paru-paru

Kapasitas total paru-paru laki-laki dewasa adalah enam liter. Volume tidal adalah volume udara yang dihirup dalam satu hirupan napas normal.

Pengertian Volume Tidal dan Kapasitas Paru-paru – Binatang menunjukkan kapasitas paru-paru yang berbeda berdasarkan kegiatan mereka. Sebagai contoh, kapasitas paru-paru cheetah telah berevolusi jauh lebih tinggi daripada manusia untuk memberikan oksigen ke seluruh otot dalam tubuh, yang memungkinkan mereka untuk berlari sangat cepat.

Gajah juga memiliki kapasitas paru-paru tinggi karena tubuhnya yang besar dan kebutuhan mereka untuk mengambil oksigen sesuai dengan ukuran tubuh mereka.

Volume dan kapasitas paru-paru manusia

Kapasitas total paru-paru laki-laki dewasa adalah enam liter. Volume tidal adalah volume udara yang dihirup dalam satu hirupan napas normal. Kapasitas inspirasi adalah jumlah udara yang diambil di saat napas dalam-dalam, sementara volume residu adalah jumlah udara yang tersisa di paru-paru setelah respirasi.

Ukuran paru-paru manusia ditentukan oleh genetika, jenis kelamin, dan tinggi badan. Pada kapasitas maksimal, paru-paru rata-rata dapat menahan hampir enam liter udara; Namun, paru-paru biasanya tidak beroperasi pada kapasitas maksimal.

Udara di paru-paru diukur dari segi volume paru-paru dan kapasitas paru-paru. Pengukuran jumlah volume udara untuk satu fungsi (seperti inhalasi atau pernapasan) dan kapasitas setiap dua atau lebih volume (misalnya, berapa banyak yang dapat dihirup dari akhir pernapasan maksimal).

Volume Tidal Paru-paru

Volume di paru-paru dapat dibagi menjadi empat unit: volume tidal, volume cadangan ekspirasi, volume cadangan inspirasi, dan volume residu. Volume tidal (VT) mengukur jumlah udara yang terinspirasi dan berakhir pada napas normal. Rata-rata adalah sekitar satu setengah liter, yang sedikit kurang dari kapasitas botol minuman 20-ons.

Volume cadangan ekspirasi (VCR) adalah jumlah tambahan udara yang dapat dihembuskan setelah pernafasan normal. Ini adalah jumlah cadangan yang dapat dihembuskan melampaui pernapasan yang normal. Sebaliknya, volume cadangan inspirasi (VCI) adalah jumlah tambahan udara yang dapat dihirup setelah inhalasi normal. Volume residu (VR) adalah jumlah udara yang tersisa setelah volume cadangan ekspirasi dihembuskan.

Paru-paru tidak pernah benar-benar kosong; selalu ada udara yang tersisa di paru-paru setelah menghembuskan nafas. Jika volume residu ini tidak ada dan paru-paru dikosongkan sepenuhnya, jaringan paru-paru akan tetap bersama-sama. Energi yang diperlukan untuk mengembalikan fungsi paru-paru bisa terlalu besar untuk diatasi. Oleh karena itu, selalu ada udara yang tersisa di paru-paru.

Volume residu juga penting untuk mencegah fluktuasi besar dalam udara pernapasan (O2 dan CO2). Volume residu adalah satu-satunya volume paru yang tidak dapat diukur secara langsung karena tidak mungkin untuk benar-benar kosong paru-paru dari udara. Volume ini hanya dapat dihitung bukan diukur.

Volume paru diukur dengan teknik yang disebut spirometri. Pengukuran penting yang diambil selama spirometri adalah volume ekspirasi (FEV), mengukur berapa banyak udara dapat dipaksa keluar dari paru-paru selama periode tertentu, biasanya persatu detik (FEV1). Selain itu, kapasitas vital (FVC), yang merupakan jumlah total udara yang dapat dihembuskan paksa, diukur.

Rasio nilai-nilai (FEV1 / FVC) digunakan untuk mendiagnosa penyakit paru-paru seperti asma, emfisema, dan fibrosis. Jika rasio FEV1 / FVC tinggi, paru-paru tidak sesuai (berarti mereka kaku dan tidak mampu menekuk benar); pasien mungkin memiliki fibrosis paru-paru. Pasien menghembuskan sebagian besar volume paru-paru sangat cepat.

Sebaliknya, ketika rasio FEV1 / FVC rendah, ada resistensi di paru-paru yang merupakan karakteristik dari asma. Dalam hal ini, sulit bagi pasien untuk mendapatkan udara keluar dari paru-parunya. Dibutuhkan waktu yang lama untuk mencapai volume pernafasan maksimal. Dalam kedua kasus, sulit bernafas dan timbul komplikasi.

Kapasitas Peru-paru

Kapasitas paru-paru adalah pengukuran dari dua atau lebih volume. Kapasitas vital (KV) mengukur jumlah maksimum udara yang dapat dihirup atau dihembuskan selama siklus pernapasan. Ini adalah jumlah volume ekspirasi cadangan, volume tidal, dan volume cadangan inspirasi.

Kapasitas inspirasi (KI) adalah jumlah udara yang dapat dihirup setelah akhir ekspirasi normal. Oleh karena itu, jumlah dari volume tidal dan volume cadangan inspirasi. Kapasitas residual fungsional (KRF) meliputi volume cadangan ekspirasi dan volume residu. KRF mengukur jumlah udara tambahan yang dapat dihembuskan setelah pernafasan normal. Kapasitas total paru (KTP) adalah pengukuran jumlah total udara yang paru-paru dapat terus. Ini adalah jumlah volume residu, volume cadangan ekspirasi, volume tidal, dan volume cadangan inspirasi.

 


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *