Sistem Saraf Tepi dan Fungsi

Sistem Saraf Tepi dan FungsiSaraf tepi adalah istilah yang digunakan secara sinonim untuk menggambarkan sistem saraf perifer. Sistem saraf tepi adalah jaringan dari 43 pasang saraf motorik dan sensorik yang menghubungkan otak dan sumsum tulang belakang (sistem saraf pusat). Saraf ini mengontrol fungsi sensasi, gerakan dan koordinasi motorik.

Sistem Saraf Tepi

Sistem saraf tepi meliputi beberapa saraf berikut:

Saraf Pleksus brakialis – saraf ini sebenarnya adalah sebuah jaringan saraf yang terdiri dari yang 4 akar terakhir saraf serviks (vertebra C5-C8) dan akar pertama saraf toraks (vertebra T1), dan memastikan gerakan dan perasaan di tungkai atas.

Saraf peroneal umum – saraf ini merupakan cabang dari saraf siatik dan terdiri dari cabang-cabang peroneal dalam dan luar. Mereka memberikan sensasi ke anterior (depan) dan lateral (sisi) bagian kaki dan atas kaki. Mereka menginervasi otot-otot di kaki yang menarik pergelangan kaki sampai jari kaki (dorsi fleksi).

Saraf femoral – saraf ini merupakan bagian dari pleksus lumbalis. Saraf femoralis memberikan sensasi ke anterior (depan) paha. Otot ini menginervasi di paha anterior yang memungkinkan lutut untuk memperpanjang.

Saraf lateral femoral – saraf ini merupakan bagian dari jaringan saraf lumbal pleksus. Saraf lateral femoralis memberikan sensasi ke sisi anterior dan lateral paha.

Saraf median – saraf ini merupakan cabang dari tali saraf medial dan lateral pleksus brakialis. Saraf medianus memberikan sensasi pada ibu jari, 1, 2, 3 dan setengah dari jari-4. Otot-otot ini menginervasi di lengan bawah dan tangan yang memungkinkan pemahaman pincher (kemampuan untuk memahami suatu objek antara ibu jari dan jari telunjuk).

Saraf radial – saraf ini cabang dari tali saraf posterior (belakang) dari pleksus brakialis. Saraf radial menyediakan sensasi ke bagian kulit di punggung tangan. Otot-otot ini menginervasi di lengan yang memperpanjang ke siku dan otot-otot di lengan bawah, yang memungkinkan pergelangan tangan dan jari untuk meluruskan atau memperpanjang.

Saraf siatik – saraf siatik adalah saraf tunggal terbesar dalam tubuh, membentang dari bagian belakang panggul bagian belakang paha. Ini adalah saraf utama kaki dan bertanggung jawab untuk menginervasi otot di pinggul dan tungkai bawah (termasuk saraf tibialis dan umum fibula saraf).

Saraf aksesori kranial – saraf ini merupakan bagian dari jaringan saraf kranial. Hal ini terletak di sisi leher dan menginervasi trapezius dan otot sternomastoid, yang mengendalikan gerakan bahu tertentu, seperti mengangkat bahu dan adduksi skapula.

Saraf tibialis – saraf ini merupakan cabang dari saraf siatik dan memberikan sensasi ke bagian bawah kaki. Otot ini menginervasi betis yang memungkinkan kaki dan jari-jari kaki untuk melenturkan (plantar fleksi).

Saraf ulnaris – saraf ini merupakan cabang dari tali sarat medial pleksus brakialis. Saraf ulnaris memberikan sensasi setengah dari jari 4 dan seluruh jari 5. Otot-otot ini menginervasi di lengan bawah dan tangan yang memungkinkan pergelangan tangan dan jari untuk melenturkan (fleksi) dan kontrol jari.

Gangguan pada saraf tepi

Saraf tepi adalah, jaringan saraf yang luas dan rumit yang merupakan alat berkomunikasi untuk otak dan sumsum tulang belakang dengan seluruh tubuh. Mereka rapuh dan mudah rusak. Ketika salah satu dari saraf ini menderita cedera atau trauma, pembedahan kadang-kadang diperlukan untuk mengobati cedera atau trauma pada saraf tepi.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *