Struktur Tubuh Amoeba

Struktur Tubuh Amoeba – Amuba adalah milik kerajaan Protista. Nama amuba berasal dari kata Yunani yaitu amoibe, yang berarti perubahan. Amuba adalah organisme mikroskopis bersel tunggal (sekitar 0,3 mm). Memiliki sitoplasma, nukleus, membran sel, inti, vakuola kontraktil, vakuola makanan, pseudopodium dan berbagai inklusi dalam sitoplasma dan menunjukan semua fungsi penting dari setiap organisme. Amuba ditemukan hidup di air tawar (seperti genangan dan kolam), air asin, tanah basah dan pada hewan.

Struktur Tubuh Amoeba.

struktur tubuh amoeba

Membran sel: Membran sel yang fleksibel dan keropos. Hal ini memungkinkan amuba untuk berubah bentuk. Amuba “bernafas” dengan menggunakan membran ini. Ini juga mengontrol masuk dan keluar zat ke dalam dan keluar dari sitoplasma.

Sitoplasma: Sitoplasma adalah zat hidup yang berisi semua reaksi kimia yang diperlukan untuk kehidupan. Ada dua jenis sitoplasma di amuba, sitoplasma gelap menuju interior amuba disebut endoplasm, dan sitoplasma terang yang ditemukan di dekat membran sel disebut ektoplasma. Dengan mendorong endoplasm menuju membran sel, menyebabkan tubuh amuba untuk memperluas dan merayap bersama. Juga dengan metode ini yang amuba mengkonsumsi makanan.

Inti: inti berbentuk cakram ditemukan dalam sel yang mengontrol pertumbuhan dan reproduksi amuba. Amoeba bereproduksi melalui pembelahan biner dimana salinan inti materi genetik dan sitoplasma terbagi menjadi dua sel anak baru, masing-masing identik dengan orang tua aslinya.

Vakuola Kontraktil: vakuola kontraktil menghilangkan kelebihan air ke luar (osmoregulasi) sehingga amuba tidak meledak. Karena konsentrasi zat terlarut dalam sitoplasma lebih besar daripada di sekitar air tawar, air cenderung masuk kedalam sitoplasma oleh osmosis melalui membran sel permeabel.

Vakuola Makanan: organisme mikroskopis yang diambil ke dalam sitoplasma dengan setetes air membentuk vakuola sementara. Organisme ini kemudian dicerna dan kemudian keluar melalui struktur yang disebut vakuola makanan.

Pencernaan Vakuola: Ini adalah rongga yang bertanggung jawab untuk pencernaan dalam amuba.

Pseudopodium: Pseudopodium berarti ‘kaki palsu’. Pergerakan Amuba dilakukan oleh peregangan sitoplasma ke dalam seperti jari ekstensi disebut pseudopodia.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *