Perbedaan Panas dan Suhu (Temperatur)

Panas adalah suatu bentuk energi, sedangkan suhu ukuran energi suatu zat.

Panas adalah suatu bentuk energi yang menyebabkan suatu zat menjadi lebih hangat atau panas. Panas dapat dihasilkan melalui gesekan, pembakaran, listrik, dan sumber lainnya. Panas mengalir dari suhu yang lebih tinggi ke suhu lebih rendah ketika dua zat bertemu. Panas adalah bentuk energi dan diukur dalam Joule. Sebagai energi, panas memiliki kemampuan untuk melakukan pekerjaan.

Perpindahan Kalor ada tiga macam yaitu Konduksi, Konveksi, dan Radiasi.
Konduksi (hantaran panas) adalah rambatan kalor yang tidak di ikuti perpindahan massa.
Konveksi (aliran panas) adalah rambatan kalor yang mengikuti perpindahan partikel-partikel zat perantara.
Radiasi (pancaran kalor) adalah perpindahan kalor yang tidak memerlukan zat perantara.

Panas didasarkan pada jumlah atom dalam zat dikalikan dengan jumlah energi (baik kinetik dan potensial) yang di memiliki suatu zat, sedangkan suhu didasarkan pada bagaimana pergerakan atom.

Suhu adalah ukuran dalam derajat dari jumlah panas. Suhu dapat diukur dalam derajat Celcius, Fahrenheit, atau Kelvin. Suhu diukur dengan menggunakan termometer. Sifat Termometrik adalah sebagi dasar pengukur suhu suatu zat, yaitu kepekaan suatu zat terhedap perubahan suhu. Misalnya, volume benda bertambah jika suhunya naik, warna benda berubah jika suhunya berubah, hambatan jenis berubah jika suhunya berubah, dan lain-lain.

Untuk menentukan system skala suhu digunakan titik acuan bawah dan titik acuan atas. Titik acuan bawah yaitu titik lebur es pada tekanan 1 atm, sedangkan titik acuan atas adalah suhu titik didih air pada tekanan 1 atm.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *