Ciri-ciri Gastropoda

Gastropoda berasal dari kata gastron yang artinya perut dan poda artinya kaki. Jadi, gastropoda merupakan molusca yang menggunakan bagian perut sebagai kaki. Gerakannya sangat lambat, terjadi dari kontraksi otot seperti gelombang.

gastropoda

Hewan ini selalu menghasilkan lendir untuk memudahkan gerakan dan selalu meninggalkan bekas. Cangkang gastropoda berbentuk kerucut berpilin, kebanyakan pilin memutar ke kanan, tetapi ada juga yang memutar ke kiri.

Cangkang gastropoda tersusun dari tiga lapis, yaitu lapisan pariostrakum, prismatik, dan nakreas. Habitat gastropoda kebanyakan di dalam air laut, air tawar, dan didarat. Gastropoda yag hidup di darat misalnya achatina fulica (bekicot). Bekicot atau siput darat tergolong pulmonata, tidak mempunyai otenidia (insang), untuk bernafas menggunakan paru-paru buku, yaitu bagian mantel yang tipis kaya akan pembuluh kapiler.

Gastropoda mempunyai antena dua pasang, satu pasang panjang dengan mata pada ujung dan satu pasang pendek. Mulut dilengkapi dua rahang dari zat tanduk dan lidah yang tertutup sederetan gigi yang disebut lidah parut. Rahang berfungsi untuk memotong makanan dan lidah untuk memotong menjadi lebih halus.

Karena tubuh gastropoda berpilin, anusnya terletak diatas kepala. Peredaran darah terbuka, bersifat hemafrodit dengan perkawinan silang, melakukan aktifitas utama dalam keadaan lembab, terutama malam hari. Selama musim kering dapat bertahan tidak makan dalam beberapa hari sampai beberapa bulan.

Siput darat berasal dari mauritus, pada tahun 1847 dibawa ke calkuta dan pada tahu 1911 sampai di singapura, kalimantan, dan akhirnya ke jawa. Hewan tersebut merusak tanaman budidaya, tetapi di jepang di manfaatkan sebagai makanan dan obat. Di indonesia juga di jumpai budidaya hewan tersebut sebahai makanan

Siklus hidup

Kebanyakan gastropoda adalah hermafrodit, yang berarti bahwa setiap hewan memiliki organ reproduksi jantan dan betina dalam tubuh yang sama. Ketika dua individu siput atau keong bertemu mereka bertukar bundel sperma, ke jaringan yang lain. Telur kemudian biasanya diletakkan di celah-celah di dalam tanah atau di bawah batu, sementara beberapa spesies mungkin melahirkan.

Makanan

Kebanyakan gastropoda adalah herbivora dan pemulung, mereka makan jamur, hewan yang mati dan materi tanaman seperti daun, batang, umbi dan ganggang. Beberapa adalah karnivora dan mungkin memangsa siput lainnya. Semua gastropoda menggunakan radula untuk makan, yang merupakan struktur seperti lidah yang tertutup oleh deretan gigi.

Habitat

Gastropoda ditemukan di berbagai habitat di seluruh dunia, tetapi lebih menyukai lingkungan yang lembab. Kebanyakan spesies lokal dapat ditemukan bersembunyi di bawah kayu dan batu, di serasah daun atau di bawah kulit pohon. Selama cuaca lembab atau saat hujan mereka dapat terlihat mencari makanan atau mencari pasangan. Siput sangat rentan terhadap kekeringan dan beberapa siput mungkin menunggu periode kering dengan menutup diri permukaan yang keras dengan lendir kering dan tidak aktif, ini kadang-kadang dikenal sebagai astivasi.

Contoh gastropoda, antara lain: helik pomita, lymnaea stagnalis, teredo navalis


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *