Perbedaan Energi kinetik dan Energi potensial

artikel ini akan membahas tentang perbedaan antara Energi kinetik dan energi potensial yang dihasilkan dari obyek

Energi adalah kemampuan untuk melakukan pekerjaan. Objek dapat telah disimpan, atau potensial, energi ketika pekerjaan telah dilakukan (seperti meningkatkan objek di udara) atau berdasarkan posisi mereka (seperti duduk di atas bukit). Potensi perubahan energi untuk energi kinetik ketika objek bergerak. Contohnya termasuk memegang semi membentang (energi potensial) dan kemudian melepaskannya (energi kinetik) atau memegang kotak di atas tanah (energi potensial) dan kemudian menjatuhkannya (energi kinetik).

Perbedaan Energi kinetik dan Energi potensial

Energi kinetik adalah bentuk energi yang dihasilkan dari gerak obyek. Ada banyak jenis gerak yang menggunakan energi kinetik: translasi (bergerak dari satu tempat ke tempat lain), rotasi, dan getaran. Pengukuran energi kinetik dalam suatu objek dihitung berdasarkan massa benda dan kecepatan. Hal ini diukur dalam Joule.

Energi potensial adalah bentuk energi yang dihasilkan dari posisi atau susunan bagian obyek. Energi yang disimpan dapat menjadi energi kinetik. Ini termasuk potensial listrik, kimia, dan energi nuklir. Pengukuran energi potensial dalam suatu objek dihitung berdasarkan massa benda dan tinggi atau jarak. Hal ini diukur dalam Joule.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *