Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Oleh :

Perbedaan Mitosis dan Meiosis – Mitosis dan meiosis keduanya merupakan bentuk pembelahan sel dan reproduksi. Hasil mitosis pada sel baru yang secara genetik identik dengan sel induk.

Hasil meiosis pada sel baru yang secara genetik berbeda dari sel induk dan hanya dibuat untuk tujuan reproduksi seksual. Mitosis lebih umum dan memiliki lebih banyak jenis fungsi.

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Perbedaan Mitosis dan Meiosis

Mitosis

Mitosis adalah bentuk pembelahan sel di mana inti dari satu sel terbagi menjadi dua dan kedua inti baru memiliki jumlah kromosom yang sama sebagai inti asli. Semua organisme menjalani mitosis untuk menghasilkan sel-sel baru. Mitosis terjadi dalam langkah-langkah yang disebut profase, metafase, anafase, dan telofase. Ini adalah fungsi yang penting karena menciptakan sel-sel baru untuk pertumbuhan dan mengganti sel-sel usang. Itu juga merupakan metode reproduksi pada organisme aseksual.

Meiosis

Meiosis adalah bentuk pembelahan sel di mana inti dari satu sel terbagi menjadi empat dan masing-masing inti baru memiliki setengah jumlah kromosom sebagai inti asli. Meiosis diperlukan untuk menghasilkan gamet dalam organisme yang bereproduksi secara seksual. Ini menciptakan perempuan

Perbedaan Antara Mitosis dan Meiosis

  • Mitosis adalah metode pembelahan sel yang menghasilkan dua sel anak yang memiliki jumlah yang sama dari kromosom ke sel induk dan identik dengan sel induk.
  • Meiosis adalah metode pembelahan sel yang menghasilkan empat sel anak yang memiliki setengah jumlah kromosom dari sel induk dan genetik berbeda dari sel induk.
  • Mitosis ditemukan oleh ahli biologi asal Jerman yaitu Walther Flemming
  • Meiosis ditemukan oleh ahli Zoologi asal Jerman bernama Oscar Hertwig
  • Mitosis membantu dalam pengembangan, perbaikan, dan penyembuhan sel.
  • Meiosis membantu dalam pembentukan gamet.
  • Mitosis melibatkan sel-sel somatik.
  • Meiosis melibatkan sel germinal / reproduksi.
  • Ada dua divisi pada Mitosis. Hanya ada satu divisi pada Meiosis.
  • Mitosis menghasilkan dua sel anak. Meiosis menghasilkan empat sel anak.
  • Tingkat ploidi mitosis adalah diploid. Tingkat ploidi meiosis adalah haploid.
  • Komposisi genetik Mitosis identik dengan sel induk.
  • Komposisi genetik Meiosis berbeda dari sel induk.
  • Replikasi DNA dari Mitosis terjadi pada interfase.
  • Replikasi DNA dari Meiosis terjadi pada interfase 1.
  • Dalam Mitosis, profase tidak memiliki fase.
  • Dalam Meiosis, profase adalah terbagi ke dalam 5 sub-tahap: Leptotene, Zygotene, pakiten, Diplotene, dan Diakinesis.
  • Dalam Mitosis, kromosom homolog tidak berpasangan.
  • Dalam Meiosis, homolog kromosom berpasangan.
  • Dalam Mitosis, tidak ada cross over.
  • Dalam Meiosis, menyeberang antara kromosom homolog dapat dilihat.
  • Dalam Mitosis, ada Sinapsis atau synaptonemal kompleks.
  • Dalam Meiosis, Sinapsis dan synaptonemal terjadi selama profase.
  • Dalam Mitosis, Kromosom mengatur secara tunggal pada pelat metafase.
  • Dalam Meiosis, kromosom homolog mengatur dalam dua garis sejajar selain pelat metafase.
  • Dalam Mitosis, divisi sentromer terjadi di anafase.
  • Di Meiosis, tidak ada pembagian sentromer di anafase I. Namun, sentromer membagi dalam anafase II.
  • Sitokinesis mengikuti setiap Mitosis.
  • Dalam Meiosis, sitokinesis biasanya terjadi setelah telofase II.

Facebook Twitter

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *