Struktur dan Fungsi Ribosom

Molekul DNA berisi informasi tentang yang protein harus dibuat. Ribosom adalah superstruktur biologis yang menerjemahkan informasi genetik menjadi protein yang sebenarnya.

Ribosom adalah molekul biologis yang dibuat dari asam ribonukleat (RNA) dan protein (protein ribosom). Struktur ribosom adalah kompleks, dan ia bertanggung jawab untuk membuat jutaan protein yang dibutuhkan oleh sel-sel. Ribosom merupakan pabrik biosintesis protein kecil yang menerjemahkan informasi genetik DNA ke dalam urutan asam amino (struktur primer protein).

Ribosom mungkin terletak di banyak tempat di dalam sel. Beberapa di sitosol (ribosom bebas). Dan yang lainnya terikat membran sel. Ribosom terikat membran bertanggung jawab atas kekasaran karakteristik retikulum endoplasma jika dilihat di bawah mikroskop.

Struktur Ribosom

Ribosom terbuat dari dua bagian (subunit). Kedua subunit diberi nama sesuai dengan kemampuan mereka untuk sedimen pada gel khusus (unit Svedberg, ukuran tingkat sedimentasi di sentrifugasi). Semakin besar jumlah yang diberikan kepada subunit molekul yang lebih besar.

Sebuah ribosom sel eukariotik umumnya terdiri dari dua subunit bernama 60S (subunit besar) dan 40S (kecil). Menurut Alberts et al (2002) yang 60S subunit dibuat dari 5S RNA (dari 120 nukleotida), sebuah 28S RNA (dari 4700 nukleotida), 5.8S subunit (dari 160 nukleotida) dan sekitar 49 protein. The 40S subunit, sebaliknya, memiliki 1.900 nukleotida (18S) RNA dan sekitar 33 protein. Sebuah ribosom sel prokariotik adalah sedikit lebih kecil tetapi terbuat dari dua subunit juga: subunit 50S dan 30S.

Fungsi Ribosom

Ribosom bertanggung jawab untuk pembuatan protein. Dalam setiap sel hidup, informasi yang terkandung dalam DNA (terletak di inti) “ditransfer” ke RNA pembawa pesan (mRNA). MRNA meninggalkan inti dan berjalan ke retikulum endoplasma (atau sitosol) di mana dua subunit ribosom merakit sekitarnya dan mulai sintesis protein. Hal ini dilakukan dengan proses yang disebut “translasi” yang pada dasarnya menerjemahkan informasi mRNA menjadi urutan asam amino. Proses yang sebenarnya cukup kompleks, namun pada dasarnya berkat ribosom protein yang sebenarnya (yang dibutuhkan oleh sel) dirakit.

 


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *