Perbedaan Gelombang Transversal dan Longitudinal

Perbedaan antara gelombang transversal dan longitudinal adalah arah medium gelombang ang bergerak dalam kaitannya dengan arah propagasi gelombang.

Pada gelombang transversal, media dipindahkan tegak lurus terhadap arah gelombang. Sementara dalam gelombang longitudinal, media dipindahkan sejajar dengan arah gelombang.

Gelombang pada senar adalah contoh dari gelombang transversal. Setiap bagian dari senar bergerak naik dan turun sementara gelombang bergerak dari sisi ke sisi. Gelombang transversal tidak dapat terjadi dalam gas karena gerakan tegak lurus tidak diciptakan oleh kekuatan apapun.

Sebuah Slinky (pegas) adalah salah satu cara yang baik untuk memvisualisasikan gelombang longitudinal. Setiap bagian dari Slinky bergerak dari sisi ke sisi, seperti gelombang itu sendiri.

Gelombang suara adalah tekanan gelombang yang memanjang di udara. Gelombang air melibatkan kombinasi dari gelombang transversal dan gelombang longitudinal. Air bergerak naik dan turun, tetapi juga bolak-balik. Setiap partikel dalam air mengakhiri gerakan secara melingkar.

Gempa bumi juga memiliki berbagai jenis gelombang. Gelombang primer, yang disebut gelombang P, bergerak dengan kecepatan tertinggi adalah gelombang transversal. Gelombang sekunder, yang disebut gelombang S, adalah gelombang longitudinal dan terjadi beberapa detik setelah gelombang primer.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *