Reaksi Kimia: Pengertian, Jenis dan Contohnya

Reaksi kimia adalah interaksi dari dua atau lebih bahan kimia yang menghasilkan satu atau lebih senyawa kimia baru, atau mengubah sifat bahan kimia campuran.

Kebanyakan reaksi memerlukan panas, tekanan, radiasi, kondisi lain, dan / atau adanya akselerator (katalis).

Ciri-ciri reaksi kimia

Ciri-ciri reaksi kimia adalah:

  • Tidak seperti dalam reaksi fisika, yang selalu menghasilkan senyawa atau bentuk baru dari suatu unsur. Dalam reaksi kimia tidak.
  • Dalam reaksi kimia, atom dan molekul yang berinteraksi satu sama lain disebut reaktan.
  • Dalam reaksi kimia, atom dan molekul yang dihasilkan oleh reaksi disebut produk.
  • Dalam reaksi kimia, hanya atom hadir dalam reaktan dapat berakhir dalam produk. Tidak ada atom baru diciptakan, dan tidak ada atom hancur.
  • Dalam reaksi kimia, reaktan saling berhubungan satu sama lain, ikatan antara atom pada reaktan yang rusak, dan atom mengatur ulang dan membentuk ikatan baru untuk membuat produk.

Jenis-jenis reaksi kimia

Semua reaksi kimia dapat diklasifikasikan ke dalam salah satu dari enam kategori, yaitu:

Reaksi Pembakaran: Reaksi pembakaran adalah ketika oksigen bergabung dengan senyawa lain untuk membentuk air dan karbon dioksida. Reaksi-reaksi ini eksoterm, yang berarti mereka menghasilkan panas. Contohnya reaksi pembakaran naftalena.

C10H8 + 12 O2 —> 10 CO2 + 4 H2O

Reaksi Sintesis: Reaksi sintesis adalah ketika dua atau lebih senyawa sederhana bergabung membentuk satu senyawa yang lebih rumit. Reaksi-reaksi ini muncul dalam bentuk umum:

A + B —> AB

Salah satu contoh reaksi sintesis merupakan perpaduan antara besi dan belerang untuk membentuk besi (II) sulfida:

8 Fe + S8 —> 8 FeS

Reaksi Dekomposisi: Reaksi dekomposisi adalah kebalikan dari reaksi sintesis – molekul kompleks dipecah untuk membuat molekul yang lebih sederhana. Reaksi-reaksi ini muncul dalam bentuk umum:

AB —> A + B

Salah satu contoh reaksi dekomposisi adalah elektrolisis air untuk membuat gas oksigen dan hidrogen:

2 H2O —> 2 H2 + O2

Reaksi Perpindahan Tunggal: Reaksi ini adalah ketika salah satu unsur bertukar tempat dengan unsur lain dalam suatu senyawa. Reaksi-reaksi ini muncul dalam bentuk umum:

A + BC —> AC + B

Salah satu contoh reaksi perpindahan tunggal adalah ketika magnesium menggantikan hidrogen dalam air untuk membuat magnesium hidroksida dan gas hidrogen:

Mg + 2 H2O —> Mg (OH)2 + H2

Reaksi Perpindahan ganda: ini adalah ketika anion dan kation dari dua molekul yang berbeda beralih tempat, membentuk dua senyawa yang sama sekali berbeda. Reaksi-reaksi ini muncul dalam bentuk umum:

AB + CD —> AD + CB

Salah satu contoh reaksi perpindahan ganda adalah reaksi timbal (II) nitrat dengan kalium iodida untuk membentuk timbal (II) iodida dan kalium nitrat:

Pb (NO3)2 + 2 KI —> PbI2 + 2 KNO3

Reaksi Asam-basa: Ini adalah jenis khusus dari reaksi perpindahan ganda yang terjadi ketika asam dan basa bereaksi satu sama lain. ion H+ dalam asam bereaksi dengan ion OHdalam basa, menyebabkan pembentukan air. Umumnya, produk dari reaksi ini adalah garam ionik dan air:

HA + BOH —> H2O + BA

Salah satu contoh reaksi asam-basa adalah reaksi asam bromida (HBr) dengan natrium hidroksida:

HBr + NaOH —> NaBr + H2O


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

2 comments on “Reaksi Kimia: Pengertian, Jenis dan Contohnya

  1. Nurul says:

    Min, maaf sebelumnya. Saya boleh tanya sumber nya dr mana ya?

  2. alistigna says:

    untuk nurul, maaf…. saya lupa lagi sumbernya dari mana, tapi artikel ini diambil dari situs berbahasa inggris
    terimakasih telah berkunjung…..

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *