Perbedaan Reaksi Terang dan Reaksi Gelap

Reaksi terang dan reaksi gelap sangat penting untuk melaksanakan fotosintesis.

Reaksi terang tergantung pada cahaya untuk mensintesis energi dari sinar matahari, dan reaksi gelap menggunakan energi untuk menghasilkan gula, yang paling umum dikenal sebagai glukosa (C6H12O6), dari karbon dioksida (CO2). Dengan glukosa yang dihasilkan dalam proses fotosintesis, banyak organisme mendapatkan makanan dan oksigen.

Meskipun mereka sangat mirip dalam banyak hal, tetapi ada juga banyak hal di mana mereka berbeda.

Reaksi Terang

Reaksi terang membutuhkan cahaya untuk menghasilkan molekul energi organik (ATP dan NADPH). Reaksi terang dimulai oleh pigmen berwarna, terutama klorofil berwarna hijau.

  • Reaksi terang memerlukan keterlibatan langsung dari energi cahaya dan pigmen untuk menyerap cahaya.
  • Reaksi terang berlangsung di tilakoid dari kloroplas.
  • Menggunakan energi rendah pembawa elektron dan mengubah partikel menjadi energi tinggi pembawa elektron.

Reaksi Gelap

Reaksi gelap memanfaatkan energi organik molekul-molekul (ATP dan NADPH). Siklus reaksi ini juga disebut Siklus Calvin-Benson, dan itu terjadi di stroma. ATP menyediakan energi, sementara NADPH menyediakan elektron yang dibutuhkan untuk memperbaiki CO2 (karbon dioksida) menjadi karbohidrat.

  • Reaksi gelap tidak memerlukan energi cahaya.
  • Reaksi gelap berlangsung di stroma dari kloroplas.
  • Menggunakan energi dari pembawa elektron berenergi tinggi yang dibuat dalam reaksi terang untuk menciptakan glukosa (C6H12O6).

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *