Pengertian dan Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas sosial mempunyai kaitan yang erat dengan stratifikasi sosial mengingat mobilitas sosial merupakan gerak pindah dari satu lapisan ke lapisan yang lainnya, baik dari bawah ke atas maupun dari atas ke bawah, misalnya pekerjaan.

Mobilitas sosial juga bisa terjadi dalam konteks diferensiasi sosial, dimana terjadinya perpindahan penduduk tidak menunjukkan adanya tingkatan-tingkatan. Misalnya: perpindahan penduduk atau pindah sekolah dari SMP A ke SMP B.

Bentuk-bentuk Mobilitas Sosial

Mobilitas fisik

Mobilitas fisik memberi kemungkinan dan kesempatan kepada seseorang untuk memindahkan tempat kediaman yang berhubungan dengan alat-alat pengangkutan dan lalu lintas modern. Misalnya dengan adanya sarana transportasi modern seperti pesawat terbang, kereta api cepat mendorong seseorang melakukan perpindahan secara fisik dari satu daerah ke daerah lainnya.

Mobilitas horizontal

Mobilitas horizontal adalah perpindahan individu atau obek objek sosial lainnya dari suatu kelompok ke kelompok lainnya yang sederajat. Atau dapat dikatakan sebagai perpindahan status sosial yang dialami seseorang atau sekelompok warga secara mendatar dalam lapisan sosial yang sama. Ciri utama dari mobilitas ini adalah bahwa lapisan sosial yang ditempati tidak mengalami perubahan. Contoh: Arifin pindah dari SMP di Bandung ke SMP di Semarang.

Mobilitas horizontal ini dibedakan atas mobilitas horizontal intragenerasi dan mobilitas sosial antargenerasi.

  1. Mobilitas horizontal intragenerasi adalah mobilitas horizontal yang terjadi dalam diri seseorang.
  2. Mobilitas horizontal antargenerasi mobilitas horizontal yang terjadi dalam dua generasi atau lebih.

Mobilitas vertikal

Mobilitas vertikal adalah sebuah peralihan individu atau objek-objek sosial dari suatu kedudukan sosial ke kedudukan sosial yang tidak sederajat. Mobilitas ini dibedakan atas mobilitas vertikal naik dan mobilitas vertikal turun.

  1. Mobilitas vertikal naik (social climbing) peralihan individu atau objek-objek sosial menjadi pada tingkat yang Iebih tinggi. Contoh: Pak Dion adalah sorang guru yang mengalami kenaikan peningkatan jabatan sebagai kepala sekolah.
  2. Mobilitas vertikal turun (social sinking) adalah peralihan individu atau objek-objek sosial menjadi pada tingkat yang lebih rendah. Contoh: karena ketahuan telah melakukan korupsi, Pak Susanto dikeluarkan dari perusahaan tempat ia bekerja.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *