Peta Jalur dan Daerah Penyebaran Islam di Indonesia

Pada mulanya agama Islam menyebar di daerah – daerah pesisir, hal ini di mungkinkan karena penduduk yang tinggal di sekitar pelabuhan sering kali mengadakan kontak dengan para pedagang yang berasal dari Gujarat, Arab dan Persia. Agama Islam mulai tersebar dari kerajaan Perlak, Samudra Pasai (Aceh Utara), kemudian ke Malaka, lalu ke pantai barat Sumatra.

Dari Malaka jalur penyebaran Islam terbagi menjadi dua. Pertama jalur penyebaran menuju pulau Jawa (Demak, Tuban, Gresik). Kemudian ke wilayah barat pulau Jawa. Serta daerah Indonesia bagian Timur lainnya ( Sulawesi, Maluku dan beberapa wilayah Nusantara). Kedua jalur penyebaran yang menuju pulau Kalimantan bagian Barat dan Utara, bahkan sampai ke Filipina bagian selatan.

Proses Masuknya Islam di Indonesia

Berbicara mengenai kapan waktunya Islam masuk ke Indonesia ada beberapa pendapat. Pendapat tersebut didasarkan pada bukti-bukti yang telah ditemukan, antara lain sebagai berikut.

Islam Masuk ke Indonesia pada Abad ke-7 M

Pendapat ini didasarkan pada berita yang diperoleh dari pedagang Arab yang telah menjalin hubungan dengan Indonesia pada masa perkembangan Kerajaan Sriwijaya. Pada abad ini telah ada perkampungan Islam di sekitar Selat Malaka.

Islam Masuk pada Abad ke-11

Didasarkan pada batu nisan makam Fatimah binti Maimun di Leran, Gresik, berangka tahun 1082 M.

Islam Masuk pada Abad ke- 13

Pendapat ini didasarkan pada sumber-sumber, antara lain sebagal berikut.

  • Batu nisan makam Sultan Malik AI Saleh, raja Samudra Pasai (1297 M).
  • Catatan Marcopolo, musafir dari Venesia (Italia) yang singgah di Peurelak, Aceh Utara dalam perjalanan pulang dari Cina (1292 M).
  • Catatan musafir Cina Ma Huan, menceritakan masyarakat pantai Jawa Timur telah banyak yang memeluk Islam.

Penyebaran Islam di Indonesia

Masa proses penyebaran Islam di Indonesia berlangsung dalam waktu yang lama, yaitu antara abad ke-7 sampai ke-13. Para pedagang Islam yang sangat berperan dalam menyebarkan Islam di Indonesia adalah pedagang Gujarat, Arab, dan Persia.

Penyebaran Islam di Indonesia makin cepat meluas setelah mulai mundurnya Sriwijaya dan berdirinya Kerajaan Samudra Pasai pada abad ke-13 (1285 M), runtuhnya Majapahit (1478) dan berdirinya Kerajaan Islam Demak (1500), serta setelah bangsa Portugis datang dan menguasai Malaka (1511) menyebabkan para pedagang muslim memindahkan kegiatan perdagangannya di berbagai pelabuhan dagang di Nusantara.

Adapun faktor-faktor yang menyebabkan Islam cepat berkembang di Indonesia antara lain sebagai berikut.

  • Ajarannya sederhana, mudah dimengerti dan diterima.
  • Syarat masuknya mudah, dengan membaca kalimat syahadat.
  • Islam tidak mengenal kasta.
  • Upacara keagamaannya sederhana.
  • Dilakukan dengan cara damai, tanpa kekuasaan.
  • Islam bersifat terbuka, siapa saja boleh menyiarkan agama.

Sedangkan cara-cara penyebaran Islam di Indonesia adalah melalui berbagai saluran antara lain sebagai berikut.

  • Saluran perdagangan.
  • Saluran pendidikan, lewat pesantren-pesantren.
  • Saluran perkawinan, para pedagang Islam pendatang menikah dengan penduduk pribumi.
  • Saluran dakwah.
  • Saluran seni budaya.
  • Saluran tassawuf.

Islam masuk ke Indonesia di bawa oleh para pedagang dari Arab, Persia, dan Gujarat. Setelah masuk di Indonesia diterima oleh para pedagang, para adipati/bangsawan, para wali/ulama, dan rakyat/masyarakat pribumi.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *