Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara

Kerajaan Tarumanegara merupakan kerajaan pertama yang di dirikan di Jawa.

Sejarah Berdirinya Kerajaan Tarumanegara – Berdirinya kerajaan Tarumanegara diperkirakan sekitar abad ke-5 Masehi di daerah Jawa Barat. Rajanya yang terkenal adalah Purnawarman. Keberadaan kerajaan Tarumanegara diketahui antara lain oleh catatan tertulis sebagai peninggalan kerajaan.

Dari prasasti-prasasti itu dapat diketahui hal-hal sebagai berikut, bahwa kerajaan Tarumanegara telah memiliki suatu tata kehidupan yang teratur, bertempat tinggal tetap, memiliki kegiatan perekonomian seperti : pertanian, karena telah dibangun irigasi yang dapat mengairi sawah-sawah penduduk.

Raja Purnawarman merupakan pemimpin rakyat yang memperhatikan kesejahteraan rakyatnya, dapat menciptakan suasana damai, tentram dan sejahtera dalam kerajaannya.

Letak : di tepi Sungai Citarum (Jawa Barat)

Berdiri: abad ke-5 M

Sumber Sejarah Kerajaan Tarumanegara

Terdapat lima prasasti yang ditemukan di daerah Bogor, Jawa Barat, di antaranya:

  • Prasasti Ciaruteun, ditemukan di dekat Muara Cisadane.
  • Prasasti Kebon Kopi, ditemukan di Cibungbulang, Bogor.
  • Prasasti Muara Cianten, ditemukan di Muara Cianten.
  • Prasasti Jambu (prasasti Pasir Koleangkak), ditemukan di perkebunan jambu, 30 km sebelah barat Bogor.
  • Prasasti Pasir Awi, ditemukan di Muara Cianten.

Dua prasasti terdapat di daerah lain:

  • Prasasti Tugu, ditemukan di desa Tugu, Cilincing, Jakarta Utara.
  • Prasasti Lebak (Cidang Hiang), ditemukan di pinggiran Sungai Cidang Hiang, Pandeglang, Lebak, Banten Selatan.

Semua prasasti dari Kerajaan Tarumanegara ini menggunakan tulisan huruf Pallawa dan bahasa

Sanskerta, berbentuk syair.

Berita dari Cina

Sumber berita ini diperoleh dari buku catatan seorang musafir/pendeta yang pernah singgah selama lima bulan di Kerajaan Tarumanegara pada tahun 414 M. Dalam catatannya la mengatakan bahwa masyarakat Tarumanegara (To-lo-mo, orang Cina menyebut Kerajaan Tarumanegara) belum banyak yang beragama, kalau pun ada jumlahnya sangat sedikit sekali yaitu Hindu dan Budha, sebagian besar menyembah berhala.

Akhir daripada keberadaan Kerajaan Tarumanegara ini tidak jelas tetapi beberapa ahli menduga Tarumanegara runtuh pada abad ke-7.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *