Pengertian Biologi Molekuler

Biologi molekuler adalah ilmu yang mempelajari tentang eksplorasi sel, karakteristik, bagian, dan proses kimia dari sel, serta memberikan perhatian khusus pada bagaimana molekul mengontrol aktivitas dan pertumbuhan sel. Penelitian tentang molekul kehidupan dimulai pada awal 1930-an, tapi biologi molekuler modern benar-benar muncul dengan pengungkapan struktur DNA pada tahun 1960.

Sebagai ilmu yang mempelajari interaksi antara komponen molekuler yang melaksanakan berbagai proses biologis dalam sel-sel hidup, ide penting dalam biologi molekuler menyatakan bahwa aliran informasi dalam organisme mengikuti jalan satu arah: Gen ditranskripsikan menjadi RNA, dan RNA diterjemahkan menjadi protein.

Komponen molekuler membuat jalur biokimia yang menyediakan energi untuk sel, memfasilitasi pengolahan “pesan” dari luar sel itu sendiri, menghasilkan protein baru, dan mereplikasi genom sel DNA. Sebagai contoh, ahli biologi molekuler mempelajari bagaimana protein berinteraksi dengan RNA selama “terjemahan” (biosintesis protein baru), mekanisme molekuler di balik replikasi DNA, dan bagaimana gen diaktifkan dan dinonaktifkan, proses yang disebut “transkripsi”.

Kelahiran dan perkembangan ilmu biologi molekuler didorong oleh upaya kolaboratif dari fisikawan, ahli kimia dan ahli biologi. Seperti disebutkan, biologi molekuler modern muncul dengan penemuan struktur heliks ganda DNA. Pada tahun 1962, Hadiah Nobel dalam Fisiologi atau Kedokteran diberikan bersama-sama kepada Francis Crick H., James D. Watson, dan Maurice Wilkins HF “untuk penemuan mereka mengenai struktur molekul asam nukleat dan signifikansi untuk mentransfer informasi dalam material hidup”.

Kemajuan dan penemuan di bidang biologi molekuler terus membuat kontribusi besar untuk penelitian medis dan pengembangan obat.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *