Struktur dan Fungsi Aorta

Aorta adalah pembuluh terbesar dalam tubuh manusia yang bercabang dari jantung dan mengangkut darah beroksigen ke setiap organ dalam tubuh.

Ukuran aorta proporsional dengan tinggi dan berat badan seseorang. Hal ini dapat berkisar dari 3 cm sampai 1,2 cm.

Aorta dibagi menjadi tujuh bagian: katup aorta, aorta, aorta asending (naik), aorta arkus, aorta toraks desending (turun), aorta abdominal dan aorta toraks abdominal.

Aorta membawa darah dari ventrikel kiri dan beredar ke dalam sirkuit sistemik. Rangkaian sistemik adalah pembuluh antara katup semilunar aorta dan pintu masuk ke atrium kanan.

Darah beroksigen memasuki tubuh melalui jaringan kapiler yang mengelilingi alveoli paru-paru.

Alveoli, adalah kantong udara yang penuh dengan hambatan tipis yang dapat dilewati oleh oksigen, mengoksidasi darah yang kekurangan oksigen dan menyerap karbon dioksida untuk dibuang melalui paru-paru.

Pertukaran gas terjadi di alveoli, yang mentransfer oksigen dari paru-paru ke dalam darah dan karbon dioksida dari darah ke alveoli.

Fungsi dari aorta adalah untuk memompa darah yang kaya oksigen dari ventrikel kiri jantung, dimana darah yang mengandung oksigen disimpan, dan mengedarkannya kembali ke dalam tubuh.

Bentuk aorta membantu dengan sirkulasi darah. Ia memiliki empat bagian utama, yaitu: ascending aorta (aorta menaik), aorta arkus, aorta toraks menurun dan aorta perut.

Aorta menaik dimulai pada katup semilunar dari ventrikel kiri dan terhubung ke arteri koroner.

Aorta arkus berbentuk melengkung seperti tongkat yang menyuplai darah ke bagian kepala dan lengan, dan menghubungkan aorta turun dan aorta naik.

Aorta turun merupakan kelanjutan dari aorta arkus dan dibagi menjadi dua bagian, yaitu: aorta toraks dan aorta abdominal.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *