Perbedaan Antara Sistin dan Sistein

Asam amino adalah unit struktural protein yang penting untuk metabolisme fungsional tubuh. Sangat penting untuk memahami struktur dan sifat asam amino untuk menentukan struktur dan fungsi protein.

Tubuh manusia membutuhkan 20 asam amino yang berbeda. tubuh bisa menghasilkan hanya 10 asam amino, dan sisanya harus diambil dari sumber makanan.

Asam amino yang diproduksi dalam tubuh disebut sebagai asam amino non-esensial, dan mereka yang tidak dapat diproduksi dalam tubuh manusia dikenal sebagai asam amino esensial.

Sistin dan sistein adalah dua asam amino yang dibutuhkan bagi tubuh. Kedua jenis menukar dalam tubuh. Kedua asam amino mengandung sulfur. Meskipun kesamaan mereka, masing-masing asam amino ini bertanggung jawab untuk tugas yang berbeda dalam tubuh.

Sistin biasanya dianggap sebagai asam amino semi-esensial sedangkan Sistein adalah asam amino non-esensial. Ini adalah perbedaan utama antara sistin dan sistein. Pada artikel ini, perbedaan antara sistin dan sistein akan dibahas.

Sistin

Sistin adalah asam amino non-esensial yang dapat diproduksi dalam tubuh manusia. Sistin dibentuk oleh oksidasi dua molekul sistein. Asam amino ini dianggap sebagai asam amino semi-esensial.

Hal ini berlimpah dalam kerangka, jaringan ikat dan di rambut. Sistin adalah sedikit larut dan lebih stabil dari sistein. Sistin diperlukan untuk membentuk glutathione, antioksidan alami, yang menghilangkan racun dalam hati.

Sistein

Sistein dibentuk dari dua asam amino: metionin dan serin. Metionin memberikan atom sulfur sementara serin memberikan kerangka karbon untuk sistein.

Sistein kemudian dikonversi menjadi sistin oleh oksidasi dengan kehadiran enzim sistin reduktase. Sistein penting dalam banyak cara. Hal ini unik dari sisa asam amino karena kehadiran kelompok tiol.

Kelompok ini dapat mengalami reaksi redoks (oksidasi / reduksi). Dengan demikian, sistein menunjukkan sifat antioksidan. Konversi sistein untuk piruvat menghasilkan pembentukan glukosa. Ini adalah sumber makanan yang paling penting dari sulfur bagi tubuh.

Selain itu, senyawa yang mengandung sulfur termasuk insulin, koenzim-A, glutathione dan vasopressin yang berasal dari sistein. Meskipun diklasifikasikan sebagai asam amino non-esensial, mungkin penting bagi bayi dan orang dewasa yang menunjukkan sindrom malabsorpsi.

Perbedaan Antara Sistin dan Sistein

  • Kelarutan: Sistin kurang larut dari sistein, Sementara Sistein lebih larut dari sistin.
  • Stabilitas: Sistin lebih stabil dari sistein. Sistein kurang stabil daripada sistin.
  • Pembentukan: Sistin dibentuk oleh oksidasi sistein. Sistein dibentuk dari dua asam amino, yaitu metionin dan serin.
  • Jenis: Sistin biasanya dianggap sebagai asam amino semi-esensial (mungkin penting). Sistein adalah asam amino non-esensial.
  • Penyerapan: Sistin tidak mudah diserap oleh tubuh sebagai Sistein. Sistein lebih mudah diserap oleh tubuh dibandingkan sistin.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *