Jenis-jenis Seleksi Alam

Seleksi alam adalah proses yang mendorong evolusi dari semua organisme. Hal ini diwujudkan dalam berbagai jenis seleksi alam.

Jenis-jenis Seleksi AlamĀ Seleksi alam adalah proses menghilangkan atau menambah sifat-sifat tertentu dalam populasi organisme. Seleksi alam terjadi karena bermanfaat atau merugikan suatu organisme, yang berhubungan dengan lingkungan hidup mereka, seleksi alam berasal dari perubahan genetik dalam populasi. Istilah ‘Seleksi alam’ dikemukakan oleh Charles Darwin, ilmuwan yang bertanggung jawab untuk penemuan proses evolusi.

Perubahan genetik (mutasi) memungkinkan suatu organisme untuk mengeksploitasi lingkungannya dan berkembang biak lebih baik yang akan diwariskan kepada generasi berikutnya berkat keberhasilan reproduksi organisme sebelumnya. Sebaliknya, organisme yang tidak dapat mengembangkan kemampuan mutasi untuk mengeksploitasi lingkungan mereka tidak dapat mereproduksi dengan baik seperti pada organisme dengan mutasi yang menguntungkan. Akibatnya, organisme tersebut mati dalam populasi di lingkungan tertentu.

Seleksi alam dan mutasi sama pentingnya dalam evolusi. Mutasi adalah proses penciptaan struktur genetik baru, dan tidak tergantung pada seleksi alam. Sedangkan seleksi alam adalah proses perubahan populasi karena efek mutasi pada populasi. Hal ini tidak didorong oleh mutasi, melainkan oleh respon lingkungan mereka. Mutasi tidak sama dengan seleksi alam.

Diperlukan beberapa pemahaman dasar tentang gen dan efeknya pada organisme sebelum membahas jenis-jenis seleksi alam.

Bagaimana Gen Mempengaruhi Organisme?

Struktur genetik dari suatu organisme mendefinisikan bentuk dan perilaku suatu organisme. Pada skala yang lebih besar, perbedaan antara dua struktur genetik yang berbeda menentukan dua spesies yang berbeda pula.

Susunan genetik membentuk dua fungsi utama. Selain memberikan struktur fisik dari suatu organisme, susunan genetik juga memberikan variasi pada skala yang lebih kecil antara individu dari spesies yang sama. Sebagai contoh adalah manuisa, manusia memiliki warna rambut, warna mata, dan warna kulit yang berbeda-beda, sedangkan gen pada semua manusia sama yaitu ‘gen manusia’, varietas dari jenis yang sama dari gen membuat semacam variasi. Bentuk suatu organisme ditentukan oleh struktur genetik yang disebut fenotipe, dan genotipe dari organisme tersebut.

Variasi pada gen yang sama disebut alel. Misalnya, gen yang sama membuat warna mata pada semua manusia. Namun, alel dari gen tertentu menghasilkan campuran pigmen tertentu, yang membuat mata berwarna cokelat. Alel lain menghasilkan mata berwarna hitam, dan lainnya menghasilkan mata berwarna biru.

Setelah memahami apa itu alel, sekarang kita dapat mendefinisikan seleksi alam sebagai proses dimana frekuensi alel bervariasi dalam populasi.

Jenis-jenis Seleksi Alam

Seleksi alam dapat terjadi di semua lingkungan organisme, dari mulai lingkungan darat, laut dan udara. Ada beberapa jenis seleksi alam yang terjadi pada lingkungan hidup organisme, yaitu:

Seleksi Stabilisasi (penstabilan)

Seleksi ini terjadi pada semua populasi dan cenderung memperkecil keekstriman atau penonjolan didalam kelompok. Seleksi penstabilan mengurangi kemampuan menghasilkan variasi dalam suatu populasi, dengan demikian mengurangi pula kesempatan mengalami perubahan evolusi.

Seleksi Direktional (terarah)

Jika kondisi lingkungan berubah, terjadi tekanan seleksi terhadap suatu jenis yang menyebabkan spesies tersebut beradaptasi pada kondisi baru. Didalam populasi , akan ada range atau rentang individu yang berdasarkan dengan salah satu karakter.

Seleksi disruptif (mengganggu)

Meskipun jenis seleksi ini kurang umum, namun bentuk seleksi ini penting dalam mencapai perubahan evolusi. Seleksi distruktif dapat terjadi jika faktor-faktor lingkungan mengambil sejumlah bentuk yang terpisah.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

One comment on “Jenis-jenis Seleksi Alam

  1. zaenudin says:

    terima kasih atas informasinya.. saya mendapatkan ilmu baru dari artikel ini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *