Kondisi Geografis dan Penduduk Afrika Selatan

Oleh :

Kondisi Geografis dan Penduduk Afrika selatan – Benua Afrika mencakup luas sekitar 30 juta km2, atau kira-kira seperlima dari seluruh permukaan daratan bumi. Luasnya tiga kali luas Eropa.

Bersama-sama dengan Asia dan Eropa, Afrika membentuk massa daratan yang disebut Dunia Lama. Akan tetapi, benua itu berbeda dengan Benua Asia dan Eropa dalam banyak hal sehingga dikelompokkan bersama dengan Amerika Selatan dan Australia sebagai kelompok Benua Selatan.

Benua Afrika merupakan ”Plato Raksasa” yang artinya pantai-pantai di Benua Afrika sangat curam, tidak terdapat pegunungan besar, sedikit terdapat gunung sehingga menyerupai plato raksasa.

Sungai Kongo merupakan sungai yang unik di antara sungai-sungai besar di Afrika karena menyusur ke hulu terhalang air terjun dan air deras.

”Witwatersrand” adalah kambi perairan putih sebagai kawasan Rand di Afrika Selatan wilayahnya membentang melintasi veld melalui Johannesburg. Wilayah ini merupakan dataran tinggi di Afrika Selatan meninggi ke arah utara dan timur dengan rerumputan yang menghijau dan pepohonan bertebaran.

Fisiografis Afrika Selatan

Sebagian besar wilayahnya terdiri atas plato-plato tinggi berbentuk cawan dikelilingi pegunungan Drankensberg. Ketinggian rata-ratanya diperkirakan mencapai 1.200 m di atas permukaan laut. Rangkaian tertinggi plato ini terletak di sebelah timur Lesotho berupa Gunung Thabana Ntlenyana. Di ujung selatan terdapat Pegunungan Cape membentang ke utara dan ke timur. Di bagian selatan terdapat Tanjung Agulhas.

Lesotho sebagian besar wilayahnya tidak rata merupakan dataran tinggi dari pegunungan Drankensberg dan menjadi perbatasan dengan negara tetangganya. Seperempat wilayahnya berupa dataran rendah yang dimanfaatkan oleh penduduknya sebagai daerah pertanian. Botswana wilayahnya berupa dataran tinggi yang terdapat di bagian timur.

Di bagian barat negeri ini menjadi daerah aliran Sungai Okaranga berupa rawa-rawa. Bentang alam Swaziland merupakan lanjutan Pegunungan Drankensberg yang puncaknya muncul Gunung Emblembe. Ke arah timur berupa daerah patahan Lumbobo yang menjadi daerah aliran Sungai Komati, Sungai Usutu, Sungai Mboluzi. Sebagian besar wilayah Namibia terdiri dari plato yang diapit Gurun Namib di sebelah barat dan Gurun Kalahari di sebelah timur.

Sungai terpanjang yang mengalir di negeri ini adalah Sungai Oranye yang bermata air di Pegunungan Drankensberg. Dalam perjalanan alirannya, Sungai Oranye melewati daerah kering Kalahari, sehingga airnya banyak hilang di perjalanan sebelum sampai ke muaranya di Samudra Atlantik.

Afrika bagian Selatan beriklim subtropik karena hampir seluruhnya terletak di zona sedang dekat dengan laut. Pada daerah plato, hujan sering disertai angin ribut dan petir serta hujan es sehingga separuh wilayahnya bercurah hujan kurang dari 300 mm/tahun dengan penguapan yang cukup tinggi.

Penduduk Afrika Selatan

Penduduk Afrika bagian selatan terdiri atas empat kelompok ras utama, yaitu

1) kulit hitam atau Bantu (68,2%),

2) kulit putih (18%),

3) kulit berwarna (10,5%),

4) Asia (3,3%).

Perbedaan warna kulit memisahkan kediaman kelompok kulit putih dan kulit nonputih dengan adanya politik apartheid.

Perekonomian Afrika Selatan

Kehidupan perekonomian Afrika Selatan banyak tergantung dari perdagangan luar negeri, yakni dengan ekspor dan impor. Barang tambang, hasil industri, serta hasil-hasil pertanian merupakan komoditas ekspornya. Keadaan alam Afrika Selatan yang tidak menguntungkan sangat memengaruhi kehidupan penduduknya. Hal itu dapat kita lihat dari beberapa faktor berikut.

1) Relief tidak rata, bergunung-gunung, berlekuk-lekuk, dan pantainya menghambat perdagangan lewat pelabuhan.

2) Tanahnya kurang subur.

3) Curah hujan rendah.

4) Pertumbuhan penduduk tinggi.

5) Pertikaian akibat politik apartheid.

6) Perekonomian banyak tergantung pada kegiatan ekspor-impor.

Posisi Afrika bagian selatan ditinjau dari beberapa aspek

1) Aspek Ekonomi

Perekonomian negara bertumpu pada adanya sumber daya mineral melimpah yang merupakan sumber ekonomi utama bagi beberapa negara. Kekayaan mineral yang melimpah-ruah di Afrika Selatan telah mendorong pembangunan dan pengembangan industri dan pertaniannya.

Johannesburg merupakan pusat industri terbesar yang menghasilkan hampir semua barang yang dibutuhkan manusia, seperti sepatu, kompor, sandang, kertas, dan obat-obatan. Kimberley merupakan daerah pertambangan berlian, uranium, tembaga, mangan, dan platina.

Adapun negara Madagaskar perekonomiannya didukung oleh bidang pertanian yang mencakup 90%. Padi merupakan tanaman yang paling penting selain kopi, tembakau, teh, dan vanili. Madagaskar mengekspor dua per tiga produksi vanili dunia.

2) Aspek Politik

Negara-negara di kawasan Afrika bagian selatan merupakan negara-negara bekas jajahan dan aneka ragam etnis dengan latar belakang sosial budaya yang berbeda. Politik apartheid di negara Afrika Selatan berubah dengan tampilnya Nelson Mandela sebagai presiden yang terpilih dari golongan kulit hitam pada Pemilu 10 Mei 1994 hingga terjadilah masa transisi pemerintahan dari penduduk kulit putih ke penduduk kulit hitam.

3) Aspek Sosial Budaya

Afrika bagian selatan memiliki penduduk yang beragam dengan kebudayaan yang bervariasi. Kebudayaan tersebut terdiri atas agama, kepercayaan, bahasa, dan suku yang berbeda-beda. Keragaman budaya di atas menarik wisatawan asing untuk berkunjung ke Afrika.

Perjuangan rakyat Afrika dalam meraih kemerdekaan memperoleh kepedulian dari masyarakat internasional. Hal ini mendorong negara-negara kawasan Afrika Selatan melaksanakan kerja sama bilateral di bidang ekonomi dan teknologi dengan negara-negara lain di dunia.

Loading...

Facebook Twitter

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *