Bagaimana Otak Menerima Informasi dari Reseptor

Oleh :

Bagaimana Otak Menerima Informasi dari Reseptor – Stimulus adalah perubahan dalam lingkungan suatu organisme. Hewan merespons rangsangan internal dan eksternal melalui sistem saraf pusat (SSP) mereka. Respons terhadap stimulus membantu mempertahankan homeostasis atau lingkungan internal yang konstan di dalamnya.

SSP terdiri dari otak dan sumsum tulang belakang. Berbagai jenis reseptor dalam tubuh merespons rangsangan dan menghasilkan impuls saraf yang ditransmisikan ke otak dan sumsum tulang belakang melalui neuron sensorik. Otak dan sumsum tulang belakang memproses impuls saraf dan informasi yang sesuai ditransmisikan ke organ efektor melalui neuron motorik.

Apa Fungsi Sistem Saraf Pusat?

Sistem saraf pusat adalah unit pemrosesan sistem saraf. Ini termasuk otak dan sumsum tulang belakang. Ini menerima impuls saraf dari sistem saraf perifer dan mengirimkan informasi ke sistem saraf perifer dalam bentuk impuls saraf. Otak memproses informasi sensorik dan mengirimkan informasi ke sumsum tulang belakang.

Otak

Otak adalah pusat kendali sistem saraf pusat. Kemunculan otak yang keriput membentuk gyri dan sulci. Fisura longitudinal medial membagi otak menjadi dua belahan. Tiga divisi otak adalah otak depan, batang otak, dan otak belakang. Bagian terbesar dari otak depan adalah otak besar. Pemrosesan sebagian besar impuls sensorik terjadi di korteks serebral. Otak tengah dan otak belakang membentuk batang otak.

Sumsum tulang belakang

Sumsum tulang belakang adalah bundel silinder saraf yang terhubung ke otak. Itu memanjang dari leher ke punggung bawah. Saraf saraf tulang belakang mengirimkan impuls saraf sensorik baik dari rangsangan internal dan eksternal ke otak dan mengirimkan informasi dari otak kembali ke organ efektor yang sesuai dari tubuh. Saluran saraf yang naik bertanggung jawab untuk transmisi impuls sensorik ke otak sedangkan saluran saraf yang turun mengirimkan impuls motorik ke organ efektor.

Bagaimana Otak Menerima Informasi dari Reseptor

Berbagai jenis reseptor yang merespon rangsangan internal dan eksternal ditemukan di dalam tubuh. Sebagian besar reseptor ini ditemukan di kulit, merespons rangsangan eksternal seperti suhu, sentuhan, tekanan, dan rasa sakit. Selain kulit, organ kompleks juga berfungsi sebagai reseptor. Beberapa dari reseptor ini adalah;

  1.  Reseptor cahaya di retina mata
  2.  Reseptor suara di telinga
  3.  Reseptor keseimbangan di telinga
  4.  Reseptor kimia di hidung dan lidah
  5.  Sekresi sel di kelenjar
  6.  Sel otot
  7.  Organ yang berbeda

Berbagai organ yang menghasilkan rangsangan internal (interoception) ditunjukkan pada Gambar

Bagaimana Otak Menerima Informasi dari Reseptor

Reseptor ini mengirim informasi sensorik dalam bentuk impuls saraf ke otak melalui neuron sensorik.

  1. Ujung saraf bebas dan sel darah adalah dua jenis neuron yang ditemukan pada kulit. Ujung saraf bebas tertanam di dalam dermis. Mereka mendeteksi rangsangan mekanis seperti sentuhan, tekanan, dan peregangan. Mereka juga mendeteksi suhu dan bahaya (nosisepsi) juga.
  2. Sel batang dan sel kerucut di retina sensitif terhadap cahaya. Mereka mengaktifkan saraf yang dikenal sebagai ganglia retina. Impuls saraf yang dihasilkan di ganglia retina ditransfer ke otak melalui saraf optik, merasakan penglihatan.
  3. Bau molekul larut dalam selaput lendir dan melekat pada mikrovili epitel di tudung hidung. Dendrit pada saraf penciuman ditemukan dalam mikrovili. Kontak molekul bau dengan dendrit merangsang neuron sensorik untuk mengirim impuls ke otak, merasakan baunya.
  4. Selera adalah terminal neuron sensorik yang hadir di lidah. Saraf kranial 7 (2/3 dari lidah) dan saraf glossopharyngeal N (1/3 dari lidah) mentransmisikan sensasi untuk rasa ke otak.
  5. Sel-sel rambut dalam di telinga menstimulasi saraf audio aferen dan mengirimkan sinyal ke otak, memungkinkan suatu organisme merasakan suara yang berbeda.

Neuron sensorik berkumpul untuk membentuk saraf sensorik. Saraf sensorik ini mencapai otak melalui sumsum tulang belakang.

Kesimpulan

Baik rangsangan internal dan eksternal diakui oleh berbagai jenis reseptor di kulit dan organ. Informasi ini ditransmisikan ke otak melalui neuron sensorik. Neuron sensorik berkumpul untuk membentuk saraf sensorik yang mencapai otak melalui sumsum tulang belakang. Otak memproses impuls sensorik dan mengirimkan informasi ke organ efektor yang sesuai melalui saraf motorik.


Facebook Twitter

Loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *