6 Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis

Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis – Fotosintesis terjadi dalam struktur sel eukariotik yang disebut kloroplas. Kloroplas adalah jenis organel sel tumbuhan yang dikenal sebagai plastida. Plastida membantu dalam menyimpan dan memanen zat yang dibutuhkan untuk produksi energi.

Kloroplas mengandung pigmen hijau yang disebut klorofil, yang menyerap energi cahaya untuk fotosintesis. Oleh karena itu, nama kloroplas menunjukkan bahwa struktur ini adalah plastida yang mengandung klorofil.

Seperti mitokondria, kloroplas memiliki DNA sendiri, fungsi kloroplas adalah untuk produksi energi, dan mereproduksi secara independen dari sisa sel melalui proses pembelahan yang mirip dengan pembelahan biner bakteri.

Kloroplas juga berfungsi untuk memproduksi asam amino dan komponen lipid yang dibutuhkan untuk produksi membran kloroplas. Kloroplas juga dapat ditemukan pada organisme fotosintesis lainnya, seperti alga dan cyanobacteria.

Kloroplas Tumbuhan

Kloroplas
Kloroplas

Kloroplas tumbuhan umumnya ditemukan di sel penjaga yang terletak di daun tumbuhan. Sel penjaga mengelilingi pori-pori kecil yang disebut stomata, membuka dan menutupnya untuk memungkinkan pertukaran gas yang diperlukan untuk fotosintesis. Kloroplas dan plastida lain berkembang dari sel yang disebut proplastida.

Proplastida adalah sel yang belum matang dan tidak berdiferensiasi yang berkembang menjadi berbagai jenis plastida. Proplastida yang berkembang menjadi kloroplas hanya melakukannya di hadapan cahaya. Kloroplas mengandung beberapa struktur berbeda, masing-masing memiliki fungsi khusus.

Struktur Kloroplas

Struktur kloroplas meliputi:

  • Amplop membran: mengandung membran bilayer lipid dalam dan luar yang bertindak sebagai penutup pelindung dan menjaga struktur kloroplas tertutup. Membran bagian dalam memisahkan stroma dari ruang antarmembran dan mengatur lewatnya molekul masuk dan keluar kloroplas.
  • Ruang intermembran: ruang antara membran luar dan membran dalam.
  • Sistem Tilakoid: sistem membran internal yang terdiri dari struktur membran mirip kantung yang disebut tilakoid yang berfungsi sebagai tempat konversi energi cahaya menjadi energi kimia.
  • Lumen Tilakoid: kompartemen di dalam masing-masing tilakoid.
  • Grana (singular granum): tumpukan padat kantung tylakoid (10 hingga 20) yang berfungsi sebagai tempat konversi energi cahaya menjadi energi kimia.
  • Stroma: cairan padat di dalam kloroplas yang terletak di dalam amplop tetapi di luar membran tilakoid. Ini adalah situs konversi karbon dioksida menjadi karbohidrat (gula).
  • Klorofil: pigmen fotosintesis berwarna hijau di dalam grana kloroplas yang menyerap energi cahaya.

Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis

Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis

Dalam fotosintesis, energi matahari matahari diubah menjadi energi kimia. Energi kimia disimpan dalam bentuk glukosa (gula). Karbon dioksida, air, dan sinar matahari digunakan untuk menghasilkan glukosa, oksigen, dan air. Fotosintesis terjadi dalam dua tahap. Tahap-tahap ini dikenal sebagai tahap reaksi terang dan tahap reaksi gelap.

Tahap reaksi terang terjadi di hadapan cahaya dan terjadi di dalam grana kloroplas. Pigmen utama yang digunakan untuk mengubah energi cahaya menjadi energi kimia adalah klorofil a. Pigmen lain yang terlibat dalam penyerapan cahaya termasuk klorofil b, xantofil, dan karoten.

Pada tahap reaksi terang , sinar matahari dikonversi menjadi energi kimia dalam bentuk ATP (molekul yang mengandung energi bebas) dan NADPH (molekul pembawa elektron berenergi tinggi). Kompleks protein dalam membran tilakoid, yang dikenal sebagai fotosistem I dan fotosistem II, memediasi konversi energi cahaya menjadi energi kimia. Baik ATP dan NADPH digunakan dalam tahap reaksi gelap untuk menghasilkan gula.

Tahap reaksi gelap juga dikenal sebagai tahap fiksasi karbon atau siklus Calvin. Reaksi gelap terjadi di stroma. Stroma mengandung enzim yang memfasilitasi serangkaian reaksi yang menggunakan ATP, NADPH, dan karbon dioksida untuk menghasilkan gula. Gula dapat disimpan dalam bentuk pati, digunakan selama respirasi, atau digunakan dalam produksi selulosa.

Poin Kunci Fungsi Kloroplas

  1. Kloroplas adalah organel yang mengandung klorofil yang ditemukan pada tumbuhan, alga, dan cyanobacteria. Fotosintesis terjadi pada kloroplas.
  2. Klorofil adalah pigmen fotosintesis hijau dalam grana kloroplas yang menyerap energi cahaya untuk fotosintesis.
  3. Kloroplas ditemukan dalam daun tumbuhan yang dikelilingi oleh sel penjaga. Sel-sel ini membuka dan menutup pori-pori kecil yang memungkinkan pertukaran gas yang diperlukan untuk fotosintesis.
  4. Fotosintesis terjadi dalam dua tahap: tahap reaksi terang dan tahap reaksi gelap.
  5. ATP dan NADPH diproduksi dalam tahap reaksi cahaya yang terjadi dalam grana kloroplas.
  6. Pada tahap reaksi gelap atau siklus Calvin, ATP dan NADPH yang dihasilkan selama tahap reaksi cahaya digunakan untuk menghasilkan gula. Tahap ini terjadi pada stroma tumbuhan.
6 Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis

Fungsi Kloroplas dalam Fotosintesis - Fotosintesis terjadi dalam struktur sel eukariotik yang disebut kloroplas. Kloroplas adalah jenis organel sel tumbuha

Editor's Rating:
5

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *