Bagian-bagian Burung dan Fungsinya

Bagaimana struktur eksternal dan internal burung?. Burung atau unggas adalah anggota kelompok hewan bertulang belakang (vertebrata) yang memiliki bulu dan sayap. Jenis-jenis burung begitu bervariasi, mulai dari burung kolibri yang kecil mungil hingga burung unta yang besar.

1. Bagian Eksternal Burung dan fungsinya

Bagian-bagian luar burung terdiri dari:

  • Paruh: Paruh burung memiliki banyak fungsi seperti makan, perawatan, dan tentu saja, bernyanyi! Paruh itu merupakan perpanjangan dari tulang rahang burung dan ditutupi oleh keratin, zat yang sama yang membentuk kuku. Bagian atas paruh disebut cere dan merupakan tempat lubang hidung burung, atau nares, berada.
  • Mata: Burung memiliki penglihatan yang sangat akurat. Mata burung memiliki sejumlah sel reseptor, yang disebut batang dan kerucut.  Mata burung berfungsi untuk menerjemahkan apa pun yang dilihat burung ke gambar yang dilihatnya. Untuk memberikan gambaran seberapa tajam penglihatan mereka, manusia biasanya memiliki sekitar 200.000 sel per milimeter di dalam mata mereka. Beberapa burung, terutama burung pemangsa, memiliki lima kali lebih banyak.
  • Sayap: Sayap burung dibangun dari serangkaian tulang tipis kecil yang mirip dengan versi mini dari tulang di lengan manusia. Secara eksternal, sayap adalah rumah bagi beberapa jenis bulu yang berbeda: Bulu Penerbangan Primer, Sekunder, Terselubung Utama dan Kecil, Tertial, dan Alula.
  • Kaki: Kaki dan cakar burung sangat bervariasi tergantung spesiesnya. Secara umum, kaki dan cakar disusun untuk memungkinkan seekor burung lepas landas, mendarat, memanjat, dan menggenggam. Karena burung menghabiskan sebagian besar hidupnya dengan bertengger, kaki dan kakinya ditutupi dengan kulit yang lebih keras daripada kulit pada bagian tubuh burung lainnya.
  • Ekor: Selama penerbangan, ekor burung bertindak seperti ekor pesawat terbang. Ekor burung digunakan sebagai kemudi untuk membantu mengarahkan burung. Otot-otot ekor juga membantu dalam membantu burung memperluas paru-parunya untuk mengambil udara ekstra saat dibutuhkan.
  • Anus: Anus adalah lubang eksternal tempat burung membuang kotoran dan urin.

2. Bagian Internal Burung dan fungsinya

Bagian-bagian dalam burung terdiri dari:

  • Kolom Tulang Belakang: Seperti semua vertebrata, burung memiliki kolom tulang belakang yang membentang sepanjang tubuh mereka, dan membungkus sumsum tulang belakang yang halus. Sumsum tulang belakang adalah bagian dari sistem saraf pusat dan berfungsi sebagai “pembawa pesan” ke otak. Ketika burung memutuskan bahwa ia ingin bergerak, sumsum tulang belakang menyampaikan pesan dari otak ke otot-otot yang sesuai dengan bagian tubuh yang diinginkan, menyebabkan gerakan.
  • Trakea: Trakea adalah tabung panjang yang mengalir dari tenggorokan burung ke paru-parunya, dan mengangkut udara untuk bernapas.
  • Kerongkongan: Kerongkongan burung adalah tabung sempit yang mengangkut makanan dari mulut ke tembolok, di mana makanan akan disimpan sampai dicerna.
  • Paru-paru: Seperti paru-paru manusia, paru-paru unggas berfungsi untuk mengedarkan udara di seluruh aliran darah burung. Mereka unik, bagaimanapun, dalam kenyataan bahwa mereka memiliki kantung udara kecil yang memungkinkan udara mengalir melalui paru-paru hanya dalam satu arah, memastikan pasokan oksigen segar yang konstan.
  • Tembolok: Dengan cara yang sama bahwa tupai menyimpan makanan di pipinya, burung menyimpan makanan di tembolok mereka. Tembolok terdiri dari lapisan-lapisan jaringan otot dan menahan dan melunakkan makanan sampai siap untuk diteruskan ke ampela.
  • Ampela: Ampela adalah struktur yang terdiri dari jaringan otot tangguh yang berisi serat yang digunakan untuk menggiling makanan burung menjadi bubur. Saat makanan ditumbuk, makanan itu masuk ke usus burung.
  • Ginjal: Cairan yang dicerna burung dimasukkan ke dalam ginjal, yang menyaring semua kotoran yang akan dikeluarkan dari burung nanti.
  • Jantung: Sama seperti hati manusia, jantung burung dibagi menjadi empat bilik dan berfungsi untuk memompa darah yang kaya oksigen ke seluruh tubuh. Karena burung adalah hewan berenergi tinggi, jantung mereka berdetak lebih cepat daripada mamalia. Beberapa spesies burung memiliki detak jantung lebih dari 500 detak per menit.
  • Hati: Hati burung bertindak seperti filter besar, dan mengeluarkan racun dari burung apa pun di tubuhnya.
  • Ureter: Ureter adalah tabung yang memanjang dari ginjal ke kloaka, dan memungkinkan limbah cair dikeluarkan dari tubuh burung.
  • Usus: Usus burung bekerja untuk mencerna makanan yang dipompa ke dalamnya dari ampela, menyerap nutrisi yang dibutuhkan burung
  • Kloaka : Sebagai Tempat Saluran Reproduksi dan Saluran Kencing dan Kotoran (Tinja).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *