Pengertian Binomial Nomenklatur dan Contohnya

Binomial nomenklatur adalah sistem penamaan dua istilah yang menggunakan dua istilah berbeda untuk menyebutkan spesies, tanaman, hewan, dan organisme hidup. Binomial nomenklatur juga dikenal sebagai Nomenklatur Biner. Dua istilah ini terdiri dari sebutan generik yang merupakan genus (kategori) dari spesies itu, dan sebutan spesifik yang menunjukkan spesies itu sendiri.

Sistem penamaan dua istilah ini juga dapat menggunakan beberapa bahasa lain untuk membuat nama ilmiah tersebut. Nama-nama ilmiah ini unik dan membantu dalam mengidentifikasi organisme di mana pun di dunia. Mari kita belajar lebih banyak tentang sistem Nomenklatur.

Pengertian Nomenklatur

Suatu sistem di mana organisme, termasuk tanaman, hewan, mikroorganisme dan makhluk hidup lainnya diberi nama ilmiah yang berbeda disebut Nomenklatur.

Dalam biologi, setiap kelompok organisme, baik itu tanaman atau hewan atau mikroorganisme, sudah diklasifikasikan dalam divisi khusus, sesuai dengan persamaan dan fitur. Oleh karena itu organisme hidup ini juga harus memiliki sistem penamaan yang sama yang membuatnya lebih mudah untuk memahaminya dengan lebih baik.

Sistem penamaan yang umum sangat penting sehingga membuatnya diterima secara luas di seluruh dunia. Dan karena itu di sana berkembang suatu sistem yang disebut nomenklatur binomial. Ini sangat membantu dalam mempertahankan standardisasi dalam penamaan makhluk hidup.

Contoh Binomial Nomenklatu

Felis concolor

Apakah Anda mengenalnya sebagai puma, cougar, singa gunung, atau catamount, Anda berbicara tentang hewan yang sama. Semua kata-kata ini menggambarkan kucing pemangsa besar berwarna tunggal. Tidak hanya ada banyak versi nama untuk hewan ini dalam bahasa Inggris, tetapi juga dalam bahasa Spanyol. Di Amerika Selatan dan Tengah, kucing ini juga dikenal sebagai león colorado, onça-vermelha, poema, guasura, dan yaguá-pitá.

Para ilmuwan yang ingin membahas hewan ini dengan audiens internasional membutuhkan cara untuk memotong semua versi bahasa sehari-hari hewan yang berbeda. Oleh karena itu, nama ilmiah Felis concolor digunakan dalam binomial nomenklatur konvensional. Felis menjelaskan genus bahwa kucing itu milik dua, sedangkan concolor menggambarkan warna seragam mereka.

Homo sapiens

Nama ilmiah Homo sapiens digunakan untuk menggambarkan spesies manusia. Ini menggabungkan bagian dari kata Latin hom, yang berarti manusia, dan sapien, yang berarti bijaksana. Penjelasan manusia ini memberi tahu kita banyak hal tentang spesies. Yang pertama dan terpenting mendefinisikan manusia sebagai bagian dari genus Homo, yang mencakup beberapa spesies manusia purba dan manusia modern yang punah.

Sementara kita adalah satu-satunya spesies yang hidup dalam genus Homo, julukan khusus menggambarkan pemisahan kita dari spesies lain dalam genus. Homo neaderthalensis misalnya, dihipotesiskan telah punah karena persaingan dari Homo sapiens, atau manusia modern. Banyak yang berteori bahwa itu adalah penggunaan alat dan bahasa canggih dalam Homo sapiens yang memberi mereka keunggulan. Analisis DNA modern telah menunjukkan bahwa gen Neanderthal masih ada dalam populasi manusia, menunjukkan bahwa keduanya mungkin kawin silang pada titik-titik tertentu. Nomenklatur binomial yang digunakan di sini berfungsi untuk memperjelas antara berbagai bentuk organisme melalui waktu evolusi, serta mengklarifikasi bahwa semua manusia sedang dibahas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *