Apakah alumunium bisa menghantarkan arus listrik?

Banyak peralatan listrik yang di buat dari almunium, sekarang kabel juga di buat dari logam ini. Almunium sangat ringan, hampir seperempat berat tembaga, warnanya putih keperak-perakan, titik cair mencapai 657oC dan titik didinya kira-kira 1800oC.

Untuk penghantar kemurnian almunium tercapai 99,5%.setengah persen yang lain terdiri dari unsur besi, silikon, tembaga, aluminium bekas yang di cairkan kembali biasanya mengandung juga seng.

Aluminium mudah di tarik, ditempat dan di gulung. karena bahan ini lunak maka pekerjaannya hendaklah menggunakan alat yang tajam. (misalnya pahat dan pisau pemotong) lebih –lebih dalam pembuatan alur-alur. Kekuatan almunium murni masih jauh di bawa tembaga.untuk peningkatan dibuatlah logam campuran.

Campuran tersebut biasa dengan magnesium, silikon atau besi. Daya hantar panas dan listriknya kira-kira 60%-nya tembaga. Ini cukup tinggi untuk hantaran tenaga listrik. Untuk mendapatkan tahanan yang sama dengan tembaga yang sama panjangnya di butuhkan penampang ± 65% lebih besar.

Tetapi dalam keadaan demikian beratnya masih lebih ringan ± setengah berat tembaga. Jika harga tiap kilogramnya sama, berarti penggunaan almunium lebih murah, atau harganya hanya ± setengah harga tembaga. Karena almunium lunak tidak cukup kuat dipakai hantaran di atas tanah, maka perlu di tambahkan kawat baja sebagai pendukungnya.

Untuk di jadikan hantaran tegangan tinggi di atas tanah, kawat aluminium di lilit bersama dengan kawat baja. untuk kabel berserat, misalnya kabel tanah, tetap digunakan bahan tembaga. sebab daya hantar yang sama kira-kira diperlukan penampang almunium yang hampir dua kali lipat penampang tembaga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *