Sifat-sifat Cahaya dan Jenisnya

Cahaya hanyalah salah satu bentuk radiasi elektromagnetik, atau gelombang elektromagnetik. Gelombang ini ada di sekitar kita dan datang dalam berbagai ukuran.

Gelombang elektromagnetik terbesar, dengan panjang gelombang dari beberapa sentimeter hingga lebih dari 100 meter disebut gelombang radio. Gelombang elektromagnetik terkecil, dengan panjang gelombang seukuran inti atom disebut sinar gamma. Di antaranya adalah gelombang mikro, cahaya inframerah, cahaya tampak, sinar ultraviolet, dan sinar-X.

Pada 1600-an Isaac Newton dan Galileo mempelajari cahaya. Newton menggunakan prisma untuk memisahkan cahaya tampak menjadi berbagai warna. Galileo berusaha mengukur kecepatan cahaya dan menyimpulkan bahwa kecepatannya terlalu besar untuk diukur oleh reaksi manusia.

Radiasi elektromagnetik dan materi adalah dua komponen utama alam semesta. Semua radiasi elektromagnetik terdiri dari medan listrik dan magnet yang berosilasi. Osilasi atau gelombang ini, memiliki panjang gelombang dan frekuensi, seperti gelombang suara atau gelombang dalam air.

Dalam kebanyakan situasi, cahaya berperilaku seperti gelombang dengan sifat-sifat seperti panjang gelombang dan frekuensi, dan tunduk pada difraksi dan interferensi.

Dalam beberapa situasi, cahaya dapat dianggap berperilaku seperti partikel yang disebut foton. Partikel ini tidak memiliki massa, tetapi memiliki jumlah energi yang tetap.

Sifat sifat Cahaya

Cahaya memiliki beberapa sifat yaitu:

  • Cahaya dapat merambat lurus
  • Cahaya dapat di pantulkan
  • Cahaya dapat menembus benda bening
  • Cahaya dapat di biaskan
  • Cahaya dapat di uraikan
  • Cahaya memiliki energi radiasi
  • Cahaya merupakan gelombang transversal.

Jenis-Jenis Cahaya

Cahaya ini bergerak menurut suatu garis lurus yang disebut dengan sebutan berkas cahaya, selanjutnya disebut juga dengan sinar. Dalam fisika, Terdapat tiga macam berkas cahaya yakni  sebagai berikut :

Cahaya mengumpul atau konvergen

Merupakan jalannya sinar-sinar yang menuju pada 1 (satu) titik yang sama. Peristiwa berkas mengumpul tersebut dapat terjadi pada pemantulan cahaya pada cermin cekung dan juga pembiasan cahaya pada lensa cembung.

Cahaya menyebar atau divergen

Merupakan jalannya sinar-sinar dari satu titik yang sama yang setelah itu menyebar ke berbagai arah dengan secara teratur. Peritiwa berkas menyebar tersebut terjadi pada pemantulan cahaya pada cermin cembung dan juga  pembiasan cahaya pada lensa cekung.

Cahaya sejajar atau pararel

Merupakan jalannya sinar-sinar dari suatu sumber menuju arah yang sama didalam satu garis lurus. Peristiwa berkas sejajar ini terjadi pada pemantulan cahaya pada cermin datar dan juga pada sinar senter pada saat dinyalakan.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *