Apa yang dimaksud dengan Epidemiologi deskriptif?

Epidemiologi deskriptif merupakan studi epidemiologi yang berkaitan dengan definisi epidemiologi sebagai ilmu yang mempelajari tentang distribusi dan frekuensi masalah kesehatan atau penyakit pada masyarakat.

Epidemiologi desktriptif merupakan langkah awal untuk mengetahui adanya masalah kesehatan dalam masyarakat serta besarnya masalah kesehatan tersebut dengan menjelaskan factor Manusisa (Who), Waktu (When) dan Tempat (Where).

Epidemiologi deskriptif adalah ilmu yang menggambarkan penyebaran atau distribusi frekuensi penyakit yang terjadi di masyarakat berdasarkan variabel epidemiologi yang mempengaruhinya. Variabel epidemiologi tersebut dikelompokkan menurut orang, tempat dan waktu.

Tujuan Epidemiologi Deskriptif

Tujuan epidemiologi deskriptif adalah :

  • Untuk menggambarkan distribusi keadaan masalah kesehatan sehingga dapat diduga kelompok mana di masyarakat yang paling banyak terserang
  • Untuk memperkirakan besarnya masalah kesehatan pada berbagai kelompok.
  • Untuk mengidentifikasi dugaan adanya faktor yang mungkin berhubungan terhadap masalah kesehatan (menjadi dasar suatu formulasi hipotesis).

Kategori berdasarkan unit pengamatan atau analisis epidemiologi deskriptif dibagi 2 yaitu:

  • Populasi : Studi Korelasi Populasi, Rangkaian Berkala (time series)
  • Individu : Laporan Kasus (case report), Rangkaian Kasus (case series), Studi Potong Lintang (Cross-sectional).

Ciri Epidemiologi Deskriptif

Adapun Ciri-ciri studi deskriptif sebagai berikut:

  • Bertujuan untuk menggambarkan
  • Tidak terdapat kelompok pembanding
  • Hubungan sebab akibat hanya merupakan suatu perkiraan atau semacam asumsi
  • Hasil penelitiannya berupa hipotesis
  • Merupakan studi pendahuluan untuk studi yang mendalam

Hasil penelitian deskriptif dapat di gunakan untuk:

  • Untuk menyusun perencanaan pelayanan kesehatan
  • Untuk menentukan dan menilai program pemberantasan penyakit yang telah dilaksanakan
  • Sebagai bahan untuk mengadakan penelitain lebih lanjut
  • Untuk membandingkan frekuensi distribusi morbiditas atau mortalitas antara wilayah atau satu wilayah dalam waktu yang berbeda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *