Tag: Embrio

Fungsi Tulang Rawan Elastis

Tulang rawan elastis atau tulang rawan kuning mengandung jaringan serat elastis dan serat kolagen. Protein utama adalah elastin. Tulang rawan elastis merupakan tulang rawan yang strukturnya lebih lentur. Terdapat serat elastin berwarna kuning dan perikondrium. Fungsi utama tulang rawan elastis adalah sebagai pemberi fleksibilitas dan penyokong. Tulang ini terdapat pada embrio, laring, daun telinga, epiglotis, […]

3 Jenis Tulang Rawan

Tulang rawan pada anak berasal dari jaringan embrional yang disebut mesenkim. Sedangkan pada orang dewasa berasal dari selaput tulang rawan atau perikondrium yang mengandung banyak kondroblas atau pembentuk sel-sel tulang rawan. Jaringan tulang rawan (kartilago) terdiri dari tiga macam yaitu hialin, fibrosa, dan elastis. mari kita bahas satu persatu di bawah ini. 1. Tulang Rawan […]

Bahan Utama Tulang Rawan

Tulang rawan terdiri dari sel-sel yang sangat khusus yang disebut kondrosit dan kondroblas, dan bahan ekstraseluler lain yang membentuk matriks tulang rawan. Semua jenis jaringan ikat di dalam tubuh manusia berasal dari mesoderm embrional. Tulang, yang terkuat dari jaringan ikat, adalah yang terakhir terbentuk dan dapat tetap dalam bentuk tulang rawan setelah lahir. Rasio tulang […]

Letak Tulang Rawan Hialin

Bentuk tulang rawan yang paling umum adalah tulang rawan hialin. Hyalos adalah kata Yunani untuk kaca, yang menggambarkan penampilan jenis jaringan ikat ini – tembus cahaya, putih kebiruan, dan mengkilap. Tulang rawan hialin biasanya hanya setebal 2 – 4 mm (semua tulang rawan harus tipis, karena tidak ada vaskularisasi pada jenis jaringan ini, dan nutrisi […]

3 Fungsi Utama Tali Pusat Bagi Janin

3 Fungsi Utama Tali Pusat Bagi Janin

3 Fungsi Utama Tali Pusat Bagi Janin – Tali pusar, Latin Funiculus Umbilicalis, merupakan tali sempit jaringan yang menghubungkan embrio, atau janin, dengan plasenta Pada janin manusia, tali pusat muncul di perut dan pada saat lahir berdiameter sekitar 2 kaki (60 cm) dan 0,5 inci (1,3 cm). Tali pusat berisi dua arteri umbilical dan satu […]

Pengertian dan Fungsi Endosperma

Pengertian dan Fungsi Endosperma

Pengertian dan Fungsi Endosperma – Jaringan penyimpanan makanan di dalam biji dikenal sebagai Endosperma. Endosperma menyimpan nutrisi yang diperlukan untuk perkembangan embrio selama perkecambahan biji. Nutrisi di Endosperma dapat dikonsumsi sebagai makanan oleh manusia dan hewan. Endosperma dibentuk oleh fusi triple dari inti Endosperma primer selama pembuahan ganda angiosperma. Endosperma yang menonjol dapat diidentifikasi dalam […]

Fungsi Alantois, Karion, dan Amnion

Fungsi Alantois, Karion, dan Amnion – Alantois, korion dan amnion terbentuk selama periode awal dari masa kehamilan. Membran ini adalah bagian penting dari perkembangan embrio. Alantois adalah membran yang hadir dalam tahap embrio mamalia, reptil dan burung. Membran alantois dirancang untuk membantu janin bertahan hidup, serta berfungsi untuk menghilangkan limbah. Limbah cair dan gas dari […]

Pengertian dan Proses Pembentukan Zigot

Pengertian dan Proses Pembentukan Zigot – Zigot adalah hasil dari persatuan ovum (sel telur) dan sel sperma. Itu masih tetap disebut zigot sampai mulai membagi; pada saat itu, zigot menjadi embrio. Dalam organisme multisel, zigot adalah tahap pertama perkembangan setelah fertilisasi. Berbeda dengan sel telur dan sperma, yang masing-masing berisi setengah jumlah kromosom yang ditemukan […]

Tahap Perkembangan Embrio (Embriogenesis)

Tahap Perkembangan Embrio (Embriogenesis) – Perkembangan embrio dimulai dari proses fertilisasi yang terjadi di tuba fallopi. Proses fertilisasi akan menghasilkan zigot. Zigot yang terbentuk akan mengalami pembelahan mitosis dua, empat, delapan, enam belas, dan seterusnya. Sel tersebut terus membelah membentuk morula, kemudian membesar membentuk sekumpulan sel berongga yang disebut blastosis. Blastosis akan menuju rahim (uterus) […]