Cara Menulis Surat Pembaca adalah sebagai berikut

Berikut ini terdapat beberapa cara menulis surat pembaca baik dan benar, yakni sebagai berikut:

  • Pertama-tama anda harus¬† menentukan tema apa yang mau anda tulis. Dengan adanya tema yang jelas, ini membantu anda agar lebih fokus untuk menulis. Judul yang akan dipilih juga harus mempunyai daya tarik bagi pembaca dan jangan asal pilih agar pembaca tidak melewatkan halaman surat pembaca yang berisi tulisan anda nantinya.
  • Gunakan tulisan dan bahasa yang baik dan benar. Banyak penulis menyisipkan bahasa asing ke dalam tulisannya, padahal sebenarnya itu tidak perlu. Bagaimana pun, menulis tulisan dengan bahasa yang jelas dan bagus akan mempunyai nilai tersendiri di mata pembaca.
  • Jika anda sering melihat atau membaca surat pembaca di berbagai media cetak seperti surat kabar, tabloid ataupun majalah,¬† anda akan melihat tulisan-tulisan yang singkat dan padat. Ini bertujuan agar redaksi yang bertugas memuat tulisan anda dapat lebih mudah untuk mempertimbangkan apakah tulisan anda pantas dimuat atau tidak.
  • Kalau tulisan anda sudah selesai, maka jangan terburu-buru untuk menyerahkannya ke media cetak. Alangkah baiknya jika anda baca lagi, dan lihat lagi karena siapa tahu ada kata-kata atau penulisan yang kurang tepat. Buatlah tulisan anda sesempurna mungkin menurut anda, atau anda bisa meminta bantuan saran dan kritik dari kakak senior anda untuk membaca hasil tulisan anda. Kalau masih ada penulisan yang kurang bagus, perbaikilah dan jadikan tulisan anda nyaman untuk dibaca.
  • Pada saat anda akan mengirimkan hasil tulisan anda, buatlah surat pengantar untuk tim redaksi. Ini akan lebih kelihatan sopan di mata mereka. Tulislah surat pengantar yang ringkas, tidak usah terlalu panjang. Anda cukup memberitahukan apa judul yang anda kirimkan, dan tulisan anda ingin dimasukkan ke dalam rubrik surat pembaca. Jangan lupa cantumkan Nama, alamat dan nomor telepon anda.
  • Lampirkan juga foto copy identitas diri anda seperti KTP atau SIM, atau kartu pelajar anda. Anda harus mentaati ketentuan ini karena di setiap media cetak ada halaman opini yang akan memuat identitas diri anda.
  • Saatnya untuk mengirimkan tulisan anda ke redaksi. Sebaiknya kirimkan hasil tulisan anda ke media cetak yang mempunyai latar belakang yang sama dengan tulisan anda. Ini bertujuan agar tulisan anda dapat dimuat di media cetak mereka. Jangan mengirimkan tulisan anda pada media yang latar belakangnya jauh berbeda dengan tema judul anda, karena anda akan menelan kecewa bahwa hasil tulisan anda tidak dimuat pada media tersebut.
  • Setelah anda mengirimkan tulisan anda, jangan lupa pantau terus tulisan anda apakah sudah dimuat atau belum. Biasanya redaksi tidak akan memberitahu kita ketika tulisan kita akan di muat. Jadi, anda harus membeli media cetak tersebut untuk memantaunya.
  • Kalau semua usaha telah anda lakukan dan ternyata tulisan anda tidak dimuat pada media tersebut, maka anda tetap punya hak dan kesempatan untuk mengirim ulang tulisan anda. Mungkin untuk kali ini anda belum beruntung, maka cobalah membuat tulisan-tulisan lagi.
  • Buatlah dokumentasi dari semua tulisan-tulisan surat pembaca anda dan jangan dibuang, ini bisa berguna bagi anda di kemudian hari. Jadikan tulisan-tulisan yang anda buat sebagai dokumentasi contoh surat pembaca.

Related Posts