Manfaat Alga adalah sebagai berikut

Adapun beberapa manfaat alga antara lain sebagai berikut:

1. Makanan alternatif

Beberapa jenis alga diyakini dapat menjadi makanan alternatif, diantaranya adalah Chlorella sp yang dimanfaatkan menjadi bahan makanan sebagai protein sel tunggal (PST), kemudian Acanthophora sp. yang juga dijadikan makanan olahan dan snack, Porphyra spp. dan Laminaria sp. yang dijadikan makanan yang mengandung antioksidan tinggi dan kaya zat besi dan vitamin A serta C seperti nori dan gambu. Pada Spirulina maxima yang dimanfaatkan sebagai suplemen makanan tambahan bagi manusia.

2. Makanan Ternak

Di negara sentra budidaya alga, biasanya diolah menjadi Makanan-makanan ternak yang berasal dari bahan utamanya yaitu alga, dapat dikomsumsi secara langsung maupun diolah menjadi bentuk makanan ternak yang lebih efisien.

3. Industri Kosmetik

Telah lama dipercaya alga laut dengan beberapa memiliki kandungan yang mampu mengencangkan kulit dan beberapa senyawanya yang anti penuaan telah banyak diproduksi dari bahan baku alga.

4. Bidang pertanian

Dalam bidang pertanian terutama pupuk. Hal ini dimungkinkan karena alga memilki kandungan fosfor, kalium, dan beberapa unsur runut. Pembuatannya sendiri dengan mencampur makroalgae dengan bahan-bahan organik lainnya. Contoh lain adalah penggunaan Anabaena azollae sebagai pupuk N karena kemampuannya dalam memfiksasi nitrogen dari udara.

5. Bidang Kedokteran dan Kesehatan

Pada beberapa jenis alga, juga ditemukan manfaat yang sangat berarti bagi proses pembuatan obat-obatan maupun sebagai antibiotik. Alga dengan manfaat antibiotik ini diteliti efektif dalam pencegahan bakterti Escherichia colli. Sedangkan pada jenis alga lainnya ditemukan S. fucoidin dan sodium laminarin sulfat yang digunakan sebagai antikoagulan darah. Bahkan pada beberapa jenis alga berfungsi sebagai pengobatan penyakit ginjal, kandung kemih dan paru-paru, tumor dan kanker. Kemudian dapat dijadikan sebagai detoksifikasi tubuh yang dapat membuang logam berat (seperti: merkuri, kadmium, timah) dan residu pestisida dari dalam tubuh, hal ini karena kandungan klorofilnya yang tinggi pada alga khususnya alga hijau.

6. Bidang Ekologi

Peran alga sebagai autotrof dengan kemampuan proses fotosintesis pada tumbuhan menjadikan alga sebagai produsen primer di ekosistem laut dan menjaga rantai makanan dan piramida rantai makanan biota laut. Perannya memberi andil sebanyak 50% oksigen yang dilepaskan ke atmosfir melalui proses fotositensis pada tumbuhan hal ini mampu menjaga keseimbangan ekosistem di laut.  Oleh karena itu, pelestarian ekosistem laut dan pelestarian biota laut perlu dilakukan sebagai cara menjaga keseimbangan ekosistem dan upaya pelestarian lingkungan hidup. Pada beberapa jenis alga yang sensitif terhadap perubahan lingkungan, dapat dijadikan sebagai bioindikator lingkungan, sebagai contoh, Euglena dan Chlorella digunakan untuk menunjukkan tingkat pencemaran air. Selain itu berperan dalam reklamasi dan penanggulangan limbah dan pembukaan lahan produktif di bidang pertanian dan perkebunan.

7. Bidang Industri lain

Bidang industri ini misalnya penggunaan asam alginate sebagai bahan pembentukan eskrim, pembentukan pil, salep, pembersih gigi, lotion dan krim. Bidang lain adalah dalam konstruksi sebagai bahan tambahan semen, perekat dan bahan bahan konstruksi lainnya.

Demikian Penjelasan Materi Tentang Alga adalah: Pengertian, Ciri, Jenis, Manfaat
Semoga Materinya Bermanfaat Bagi Semuanya

Related Posts