Pedoman dalam Kutipan adalah sebagai berikut

Di bawah ini adalah beberapa pedoman yang terdiri dari kutipan.

  1. Kutipan harus ditempatkan di akhir kalimat dengan tanda baca. Sebagai contoh:Aspek sistem pajak ini sangat penting (Larsen, 1971). Atau, Anda dapat menggabungkan nama belakang penulis dengan teks dengan cara lain. Contoh: Larsen (1971) menyatakan bahwa aspek pajak sangat penting.
  2. Kutipan dapat ditulis sebagai (Cooper, 1999), (Cooper, 1999: 23), Cooper (1999) atau Cooper (1999: 23), tergantung pada apakah Anda memasukkan nomor halaman yang dikutip.
  3. Jika ada lebih dari satu penulis, gunakan tanda hubung (&) dalam tanda kurung. Misalnya: (Dunphy & Stace, 1990) atau Dunphy & Stace (1990).
  4. Jika ada lebih dari dua penulis, daftarkan semua penulis terlebih dahulu, kemudian untuk deskripsi selanjutnya, dkk. Contoh: Mc Taggart et al.
  5. Jika publikasi tidak memiliki penulis, gunakan nama organisasi sebagai penulis.
  6. Mengutip pernyataan yang dikutip oleh penulis lain, Anda harus mengatakan: (Carini, dikutip dalam Patton, 1990)
  7. Dua atau lebih tanda kutip harus ditulis dalam urutan abjad dan dipisahkan dengan tanda titik koma. Contoh: (Abrahamson, 1991; Daniels, 1990).
  8. Jika tanda kutip lebih panjang dari 40 kata, indentasi tanda kutip dengan satu spasi dan jangan gunakan tanda kutip.

Related Posts