6 Gejala Kanker Ovarium dan Pencegahannya

Gejala kanker ovarium sangat penting untuk diketahui oleh para wanita. Selain kanker serviks, kanker ovarium juga termasuk kanker yang paling ditakuti oleh kaum wanita.

6 Gejala Kanker Ovarium dan Pencegahannya – Mengapa kanker ovarium di takuti?, karena jika wanita yang menderita kanker ovarium, kemungkinan sulit bagi wanita tersebut untuk hamil. Karena ovarium yang memproduksi sel telur matang untuk dibuahi oleh sel sperma menjadi janin. Jadi, jika ovarium rusak maka sudah pasti sel telur tidak diproduksi lagi karena pengaruh sel-sel kanker yang ada di ovarium.

Kanker ovarium sangat berbahaya bagi kehidupan perempuan. Kanker ovarium telah menyerang perempuan di setiap tahun. Kanker ovarium adalah sel-sel kanker yang tumbuh pada ovarium yang dapat menghambat kesuburan wanita. Kanker ovarium sering tidak diakui dan gejala biasanya muncul pada tahap berikutnya.

Kanker ovarium memiliki gejala yang mirip dengan penyakit lain yang tidak berbahaya yang kadang-kadang para wanita mengetahui memiliki kanker ovarium pada tahap berikutnya. Oleh karena itu, perempuan harus berhati-hati dengan kanker ovarium dan penting untuk mengenali gejala-gejala awal untuk melakukan perawatan segera jika ada tanda-tanda kanker ovarium.

Gejala Kanker Ovarium

Berikut adalah gejala kanker ovarium yang perlu diketahui:

Perut kembung

Kadang-kadang perut terlihat lebih besar dan membengkak, tetapi Anda tidak makan dan minum banyak. Namun, perut kembung tidak berarti Anda menderita kanker ovarium. Namun, jika Anda mengalami perut kembung tanpa sebab dan terjadi terus menerus, maka segera ke dokter untuk pemeriksaan medis. Semakin cepat Anda melakukan perawatan kemungkinan Anda dapat pulih dari kanker ovarium.

Perasaan kenyang

Kenyang yang berlebihan, terutama jika Anda tidak makan maka ini bisa menjadi tanda-tanda kanker ovarium. Mungkin gejala ini disebabkan oleh faktor lain, tapi tidak ada salahnya jika Anda melakukan pemeriksaan ke dokter untuk memastikan Anda tidak menderita suatu penyakit.

Nyeri perut dan panggul

Seorang wanita kadang-kadang mengalami sakit perut dan nyeri panggul saat sedang menstruasi. Namun, jika Anda mengalami sakit perut dan nyeri panggul ketika tidak menstruasi yang dapat mengganggu aktivitas Anda, maka kemungkinan Anda memiliki masalah reproduksi. Segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui masalah kesehatan Anda.

Sering buang air kecil

Banyak faktor yang dapat menyebabkan seseorang sering buang air kecil. Namun, jika Anda sering buang air kecil sekitar tiga sampai empat kali setiap jam, segera ke dokter untuk cek, kemungkinan ini adalah tanda kanker ovarium.

Pendarahan vagina

Perdarahan vagina adalah sesuatu yang tidak normal bagi seorang wanita. Perdarahan vagina adalah salah satu tanda bahwa ada sel-sel kanker yang mulai berkembang dalam ovarium. Jika perdarahan terjadi di luar waktu haid, maka segera konsultasikan ke dokter.

Nyeri punggung dan kelelahan

Nyeri punggung dan kelelahan tanpa melakukan aktivitas berat adalah tanda seseorang mengalami masalah kesehatan. Segera berkonsultasi dengan dokter untuk mengetahui lebih lanjut tentang penyebab gejala yang Anda alami.

ovarian-cancer

Gejala kanker ovarium stadium awal

Itulah beberapa gejala kanker ovarium yang perlu diperhatikan oleh para perempuan. Kanker ovarium kadang-kadang tidak ada gejala dan gejala biasanya muncul ketika pada tahap berikutnya. Oleh karena itu, disampaikan kepada semua wanita untuk memeriksa apakah ada masalah kesehatan. Jangan abaikan jika ada gejala-gejala seperti di atas, meskipun gejala masih kecil, tapi jika tidak ditangani dengan cepat, maka penyakit semakin memburuk.

Pencegahan Kanker Ovarium

Pencegahan kanker ovarium bisa dilakukan dengan cara:

Pola makan seimbang.

Batasi makanan yang tinggi lemak hewani, protein tinggi, asupan makanan berkalori tinggi. Makanan yang dapat mengurangi resiko kanker ovarium pada wanita, seperti sayuran, wortel, jagung, karbohidrat, vitamin A, vitamin C, makanan yang kaya akan serat, dll

Pemeriksaan rutin

Selain asupan makanan yang sehat, pemeriksaan ginekologi secara teratur atau USG juga dapat mendeteksi berbagai penyakit ovarium yang dapat menyebabkan kanker ovarium. Selain itu, bisa juga lakukan pemeriksaan terhadap kondisi diri sendiri yang juga membantu mencegah kanker ovarium, jika adal gejala-gejala seperti yang disebutkan diatas, segera lakukan pengobatan.

Berolahraga secara teratur

Melakukan olahraga secara teratur serta menjaga suasana hati juga dapat membantu untuk meningkatkan daya tahan tubuh, sehingga tubuh tidak rentan terhadap penyakit. Artikel lainnya:


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *