Apa itu Spora dan Contoh Tumbuhan Spora

Spora adalah unit penyebaran reproduksi pada tumbuhan tingkat rendah seperti jamur, alga, dan bakteri. Mereka biasanya bersel tunggal dan memiliki kemampuan untuk berkembang menjadi organisme baru. Tidak seperti gamet dalam reproduksi seksual, spora tidak perlu melebur agar reproduksi dapat terjadi. Organisme menggunakan spora sebagai alat reproduksi aseksual. Spora juga terbentuk pada bakteri, namun, spora bakteri […]

Apa Fungsi Akar Tumbuhan?

Meskipun tidak mencolok karena mereka biasanya tersembunyi di bawah tanah, sistem akar tumbuhan melakukan berbagai fungsi yang penting untuk pertumbuhan dan perkembangan. Luasnya perluasan bawah tanah dari akar tumbuhan berfungsi sebagai batasan dalam pertumbuhan. Dengan demikian tanaman pot biasanya menunjukkan pertumbuhan yang lambat tetapi begitu akar keluar dari dasar pot dan menembus ke dalam tanah, […]

Struktur dan Fungsi Usus Besar

Usus besar terdiri dari sekum dan usus besar. Usus besar dimulai di daerah iliaka kanan pelvis (tepat di bawah pinggang kanan) yang merupakan perpanjangan dari usus kecil dan terus naik ke perut. Setelah itu melintasi lebar rongga perut, dan kemudian berbalik, terus ke titik akhir di anus. Fungsi utama usus besar Fungsi utama usus besar […]

Tujuan Kedatangan Bangsa Eropa ke Nusantara

Pada tahun 1604 ekpedisi Inggris di bawah pimpin an Hendry Middleton berhasil mencapai Ternate, Tidore, Ambon dan Banda yang bertujuan untuk berhubungan langsung dengan pusat penghasil barang-barang perdagangan di kepulauan Maluku. Tujuan kedatangan bangsa eropa ke nusantara adalah sebagai berikut : Menguasai perdagangan rempah-rempah langsung dari sumbernya. caranya dengan menerapkan monopoli perdagangan, yakni bangsa Eropa […]

Aturan dan Ketentuan Pokok Sistem Tanam Paksa

Tujuan utama program tanam paksa adalah memperoleh pendapatan yang besar dengan mewajibkan menanam tanaman dagang yang laku dan dibutuhkan di pasaran Eropa, seperti tebu, nila, teh, kopi, tembakau, kayu manis, dan kapas. Ketentuan pokok sistem tanam paksa dimuat dalam Lembaran Negara Nomor 22 Tahun 1834, antara lain sebagai berikut. Para petani yang mempunyai tanah diminta […]

Fungsi Fenilalanin dalam Sel Otak

Asam amino ini sangat mempengaruhi sel-sel otak pada tingkat biokimia. Fungsi utama Fenilalanin: Prekursor Tirosin, yang, pada gilirannya, adalah prekursor untuk neurotransmitter: Dopamin dan neurotransmitter Norepinefrin dan epinefrin. Prekursor untuk hormon, Tiroksin. Meningkatkan suasana hati, kejernihan pikiran, konsentrasi, dan memori. Menekan nafsu makan. Bagian terbesar dari pembentukan kolagen. Bentuk D dan DL dari Fenilalanin telah […]

Faktor Kemajuan dan Kemunduran Kerajaan Mataram Islam

Kerajaan Mataram didirikan pada tahun 1586 oleh Sutawijaya yang bergelar Panembahan Senopati Ing Alaga Sayiddin Panatagama. Raja terkenal lainnya di Mataram adalah Sultan Agung (1613 – 1645) yang berhasil membawa Mataram ke puncak kejayaannya, karena ia sebagai seorang Raja yang cukup ramah dan di segani semua kalangan Mataram. Kemajuan Kerajaan Mataram Islam Puncak kejayaan Mataram […]

Pengertian Kontraksi Otot Eksentrik

Kontraksi otot eksentrik adalah jenis kontraksi dalam pemanjangan otot. Kontraksi seperti mengurangi kecepatan sendi otot (bertindak sebagai “rem” untuk kontraksi konsentris) dan dapat mengubah posisi kekuatan beban. Kontraksi ini dapat menjadi sukarela dan tidak sukarela. Selama kontraksi eksentrik, otot memanjang sementara di bawah ketegangan karena kekuatan lawan yang lebih besar dari gaya yang dihasilkan oleh […]

Pada Bunga Fungsi Benang Sari adalah

Benang sari adalah bagian yang sangat penting dari bunga karena mengandung organ reproduksi jantan. Benang sari terdiri dari filamen, yang merupakan tangkai panjang, ramping, dan antera, yang berada di bagian atas filamen dan merupakan tempat biji-bijian serbuk sari diproduksi. Fungsi utama benang sari adalah untuk menghasilkan butiran serbuk sari, yang menampung gamet jantan, atau sel […]

Kebijakan-Kebijakan Raffles di Indonesia

Pembaruan sistem pemerintah pada masa kekuasaan Raffles (1811-1815). Raffles memulai tugasnya sebagai Letnan Gubernur pada tanggal 19 Oktober 1811 dan berkedudukan di Batavia. Raffles segera mengambil tindakan-tindakan, antara lain sebagai berikut. Bidang Pemerintahan, Pengadilan, dan Sosial Pulau Jawa dibagi menjadi 16 karesidenan termasuk Jogjakarta dan Surakarta. Masing-masing karesidnan mendapatkan sebuah land road (badan pengadilan). Melarang […]

Laman Berikutnya »