Pengertian Transformasi Energi

Transformasi energi adalah proses perubahan energi dari satu bentuk ke bentuk lainnya. Proses ini terjadi sepanjang waktu, baik di dunia dan di dalam masyarakat. Ketika orang mengkonsumsi makanan, tubuh memanfaatkan energi kimia dalam ikatan makanan dan mengubahnya menjadi energi mekanik, bentuk baru dari energi kimia, atau energi panas. Transformasi energi merupakan konsep penting dalam penerapan ilmu fisika. Kemampuan energi untuk diubah seperti mengotomatiskan lampu, menghibur, dan menghangatkan dunia dalam banyak cara yang luar biasa.

 Konsep transformasi energi dapat digambarkan dalam sejumlah kegiatan umum. Seperti mesin, mesin di dalam mobil, mengubah energi gas kimia dan oksigen menjadi energi mekanik dari gerakan mesin. Sebuah bola lampu mengubah energi kimia dari bohlam menjadi radiasi elektromagnetik, atau cahaya. Kincir angin memanfaatkan energi angin dan mengubahnya menjadi energi mekanik dalam gerakan putaran turbin, yang kemudian diubah menjadi energi listrik. Panel solar mengubah cahaya menjadi listrik.

transformasi energi

Siklus energi (transformasi energi)

Transformasi energi juga dapat dijelaskan dalam hal energi potensial, energi yang tersimpan dari suatu sistem, yang dapat diubah menjadi energi kinetik, atau energi gerakan. Sebagai contoh, sebuah roller coaster yang berada di atas sebuah bukit dikatakan memiliki energi potensial. Energi potensial ini diperoleh ketika roller coaster bergerak ke atas bukit. Setelah roller coaster mulai bergerak menuruni bukit, gaya gravitasi diberikan dan energi potensial berubah menjadi energi kinetik. Selama transformasi energi, energi potensial sering diubah menjadi energi kinetik dan kembali lagi ke energi potensial.

roller coaster

Selama apapun transformasi energi, sebagian besar energi akan hilang ke lingkungan. Akibat kerugian ini, tidak ada mesin yang 100% efisien. Umumnya, sebagian dari energi yang hilang selama transformasi energi adalah panas. Hal ini dapat diamati dalam praktek dengan mencatat panas yang dipancarkan oleh komputer, mobil, atau jenis lain dari mesin yang telah digunakan selama jangka waktu tertentu.

Kemampuan mesin tertentu atau sistem untuk mengkonversi antara bentuk energi disebut “efisiensi konversi energi.” Semua sistem memiliki efisiensi konversi energi yang berbeda. Turbin air, misalnya, memiliki efisiensi konversi energi yang sangat tinggi hampir 90%, sedangkan mesin pembakaran memiliki 10% dari efisiensi konversi 50%. Teknik dan fisika yang terus-menerus dalam mengejar sistem mampu mencapai efisiensi konversi energi tinggi.

Bentuk energi utama adalah sebagai berikut:

  • Energi cahaya (cahaya)
  • Energi kimia
  • Energi mekanik
  • Tenaga nuklir
  • Tenaga listrik
  • Energi panas (thermal)
  • Energi suara

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *