Struktur Tubuh Virus

Oleh :
Keanekaragaman Hayati dapat membantu kita dalam kehidupan kita sehari-hari kehidupan. Sayangnya, gas rumah kaca yang dihasilkan oleh aktivitas manusia menumpuk di atmosfer dan menyebabkan perubahan iklim. Perubahan iklim merupakan ancaman besar bagi keanekaragaman hayati. Keragaman spesies di Bumi luar biasa. Saat ini, ada lebih dari 1,7 juta spesies yang telah ditemukan dan diberi nama, sementara ilmuwan masih berpikir bahwa ada jutaan lagi yang kita tidak tahu tentang.

Virus adalah agen infeksi yang menyuntikkan diri ke dalam sel inang, meniru, dan mengambil alih fungsi-fungsi sel. Mereka memiliki struktur yang sangat sederhana terdiri dari dua bagian dasar, yaitu: dinding pelindung dan DNA.

Virus

Dinding pelindung dari virus terbuat dari protein. Protein ini membuat dinding sangat kuat. Oleh karena itu, sulit untuk menyingkirkan virus. Perlindungan yang kuat membuat mereka sulit untuk dihancurkan.

Virus juga mengandung DNA. DNA ini diperlukan agar virus dapat bereproduksi. Mereka juga membutuhkan sel inang untuk bereproduksi. Setelah virus diperkenalkan ke dalam tubuh, dapat melampirkan sendiri ke sel tubuh dan menyuntikkan dengan DNA-nya. DNA dari virus mengambil alih DNA dari sel tubuh. Hal ini menyebabkan sel tubuh untuk sekarang bertindak seperti virus. Akhirnya sel tubuh yang terinfeksi akan pecah melepaskan banyak virus yang baru terbentuk yang memiliki tujuan menginfeksi sel-sel tubuh yang lain.

Efeknya Virus bervariasi pada tubuh manusia. Beberapa dari mereka dapat menyebabkan gejala ringan seperti batuk atau pilek. Lainnya adalah sangat berbahaya dan bahkan dapat menyebabkan kematian jika tidak diobati dengan tepat. Efek dari virus bergantung pada DNA-nya.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *