Pengertian respirasi aerob dan anaerob

percayakah anda jika ada orang mengatakan bahwa tumbuhan itu bernapas? hal tersebut nampaknya aneh bukan? Sesungguhnya, tumbuhan pun bernapas, seperti juga hewan dan manusia. Hanya pernapasan pada tumbuhan tidak terlihat oleh mata seperti pernapasan pada hewan dan manusia.

Apakah sebenarnya pernapasan atau respirasi itu?

Pada fotosintetis terjadi suatu proses penyusunan (anabolisme atau asimilasi), yaitu terjadi penyimpanan energi matahari sebagai energi potensial dalam zat kimia (senyawa organik). Pada proses pernapasan terjadi hal sebaliknya, yaitu energi yang tersimpan tersebut dibebaskan kembali untuk menyelenggarakan proses-proses kehidupan. Jadi, pernapasan atau respirasi merupakan proses yang berlawanan dengan asimilasi sehingga disebut dismilasi atau katabolisme.

Pada proses asimilasi diperlukan CO2 dan energi, sehingga menghasilkan oksigen. Sebaliknya, pada proses repirasi diperlukan oksigen dan menghasilkan energi dan CO2, walaupun ada pula proses respirasi yang berlangsung tanpa adanya oksigen.

Oleh karena itu, respirasi dibedakan menjadi dua macam, yaitu respirasi aerob dan respirasi anaerob

Respirasi Aerob

Pada respirasi aerob, proses pemecahan karbohidrat berlangsung dengan menggunakan oksigen. Dengan demikian, proses ini merupakan oksidasi atau pembakaran yang reaksi kimianya secara keseluruhan dapat dituliskan sebagai berikut:

reaksi aerob

Dari reaksi tersebut, jeas pada proses respirasi aerob memerlukaan oksigen dan menghasilkan CO2, air adan energi.

Oksigen yang digunakan diperoleh dari udara melalui stomata (mulut daun) dan lentisel.

Repirasi Anaerob

Pada respirasi anaerob, pemecahan karbohidrat berlangsung tanpa oksigen. Dalam proses ini, karbohidrat dengan bantuan enzim diubah menjadi alkohol, CO2 , dan energi. Proses ini disebut juga respirasi intramolekul yang reaksinya dapat ditulis sebagai berikut:

reaksi anaerob

Energi yang diperoleh dalam proses respirasi anaerob, lebih sedikit dibandingkan dengan energi yang timbul pada respirasi aerob. Hal ini disebabkan karena etanol merupakan senyawa organik yang masih mengandung energi.

Pada persamaan reaksi diatas ditunjukan bahwa O2 tidak diperlukan. Dalam proses ini, hanya ada perubahan zat organik menjadi zat organik yang lain (gula ® alkohol). Pada dasarnya ada pergeseran tempat-tempat antara molekul glukose dan molekul alkohol sehingga respirasi semacam ini disebut respirasi intramolekul, karena perubahan ini hanya terjadi di dalam molekul saja.

Respirasi intramolekul umumnya merugikan tumbuhan, karena disebabkan sebagai berikut:

  • Dari setiap satuan zat yang sama terbentuk lebih sedikit energi.
  • Dihasilkan zat-zat yang dapat menjadi racun bagi sel, misalnya alkohol yang merupakan racun bagi plasma sel.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *