Contoh Organisme Autotrof

Tanaman, alga, dan fitoplankton adalah beberapa contoh umum dari organisme autotrof. Semua organisme autotrof dapat membuat energi atau makanan dari lingkungan.

Sumber utama nutrisi untuk organisme autotrof adalah cahaya, air dan karbon dioksida. Kebanyakan autotrof menggunakan fotosintesis untuk membuat makanan, di mana unsur-unsur tersebut diubah menjadi bentuk gula yang disebut glukosa.

Glukosa ini kemudian digunakan sebagai bentuk energi untuk menggerakkan berbagai fungsi kehidupan, seperti selulosa, yang digunakan untuk membuat dinding sel.

Ada juga bakteri autotrof yang menggunakan proses yang berbeda yang disebut kemosintesis, yang merupakan metode di mana energi yang bersumber melalui reaksi kimia. Organisme autotrof cenderung hidup di lingkungan yang ekstrim, seperti mata air panas atau ventilasi hidrotermal, di mana bahan kimia seperti metana dan hidrogen lazim ditemukan.

Contoh organisme autotrof

Alga hijau

Apa warna alga hijau? Jika Anda menjawab hijau, Anda benar. Dengan lebih dari 7.000 spesies yang termasuk kelompok ini, mengherankan bahwa begitu banyak spesies bisa menjadi milik satu kelompok. Apa karakteristik ganggang hijau? Untuk satu hal, sering berada di daerah perairan pada kedalaman yang dangkal. Salah satu contoh khusus adalah selada laut yang juga disebut Ulva dan tampak seperti selada air.

Cyanobacteria

Mungkin salah satu jenis yang paling penting dari bakteri, cyanobacteria dikenal sebagai bakteri perairan dan hidup dalam koloni besar. Cyanobacteria berkontribusi banyak untuk planet kita. Misalnya, oksigen bumi dihasilkan dari sejumlah besar cyanobacteria.

Yang lebih menarik adalah bahwa cyanobacteria juga memberikan kontribusi untuk pengembangan tanaman. Kloroplas pada tanaman sebenarnya cyanobacterium yang hidup dalam sel tanaman. Tanpa cyanobacteria tidak mungkin kita akan mampu bertahan hidup!


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *