Pengertian dan Cabang-cabang Astronomi

Sejarah Astronomi

Astronomi mungkin salah satu ilmu tertua, sejarah menunjukan bahwa orang-orang pada zaman Mesopotamia Kuno telah mempelajari ilmu astronomi. Kemudian peradaban seperti Yunani, Romawi, dan Maya juga mempelajari astronomi. Namun, semua ilmuwan kuno harus mengamati ruang angkasa hanya dengan mata telanjang.

Dengan penemuan teleskop di awal 1600-an, para ilmuwan mampu melihat banyak benda lain serta mendapatkan tampilan yang lebih baik dari benda-benda yang lebih dekat seperti bulan dan planet-planet.

Penemuan dan Ilmuwan dalam bidang Astronomi

Galileo Galilei membuat perbaikan besar untuk teleskop sehingga memungkinkan pengamatan lebih dekat dengan planet. Dia membuat banyak penemuan termasuk 4 satelit utama Jupiter (Galilea bulan) dan bintik matahari.

johannes Kepler adalah seorang astronom dan ahli matematika terkenal yang datang dengan hukum gerak planet yang menggambarkan bagaimana planet-planet mengorbit matahari.

Isaac Newton menjelaskan fisika di belakang sistem surya menggunakan hukum tentang dinamika langit dan gravitasi.

Pada abad ke-20 kita masih membuat penemuan besar dalam astronomi. Penemuan ini termasuk keberadaan galaksi, lubang hitam, bintang neutron, quasar, dan banyak lagi.

milky way

Cabang Ilmu Astronomi

Ada berbagai bidang dalam ilmu astronomi, termasuk:

Astronomi observasional – ini adalah apa yang sering kita pikirkan tentang astronomi; mengamati benda-benda langit seperti bintang dan planet. Sebenarnya ada beberapa tipe astronomi observasional yang dibagi oleh bagaimana objek yang diamati. Ini termasuk segala sesuatu dari cahaya dasar (menggunakan mata kita untuk mengamati), radio, inframerah, sinar-X, sinar Gamma, dan pengamatan ultraviolet (menggunakan peralatan berteknologi tinggi yang kompleks).

Astronomi Teoritis – pada bidang ini ilmuwan astronomi menggunakan model matematika untuk lebih menggambarkan apa yang diamati dan bahkan untuk menggambarkan peristiwa yang tidak dapat kita amati dengan teknologi kita saat ini.

Astronomi Surya – para ilmuwan ini berfokus pada matahari. Ini bisa menjadi bidang penting dari ilmu pengetahuan karena aktivitas matahari dapat memiliki dampak besar pada Bumi.

Astronomi Planetari (keplanetan) – area ilmu difokuskan pada belajar lebih banyak tentang planet, bulan, asteroid, dan komet. Dari sini kita bisa belajar bagaimana planet dan benda-benda lain yang terbentuk dan apa yang membentuknya.

Astronomi Stellar – adalah ilmu yang mempelajari tentang bintang termasuk bagaimana mereka terbentuk, apa yang membentuknya, dan siklus hidup mereka. Ini termasuk berbagai jenis bintang dan bagian terakhir mereka termasuk benda-benda menarik seperti raksasa merah, lubang hitam, supernova, dan bintang neutron.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *