Perbedaan Asam askorbat dan asam sitrat

Asam sitrat dan asam askorbat adalah dua asam organik lemah yang terjadi secara alami dalam daun segar, buah-buahan dan sayuran, terutama buah jeruk, lemon dan limau.

Asam sitrat dan asam askorbat memiliki nutrisi yang bermanfaat, keduanya biasa digunakan dalam pembuatan makanan dan sebagai pengawet, tetapi ada beberapa perbedaan antara dua senyawa, termasuk perbedaan dalam rasa.

Namun, tampaknya ada banyak perbedaan antara asam askorbat dan asam sitrat. Perbedaan utama antara asam askorbat dan asam sitrat adalah bahwa asam askorbat merupakan vitamin yang larut dalam air dan memiliki rumus kimia C6H8O6.

Sedangkan asam sitrat memiliki tambahan satu atom oksigen dari asam askorbat, membuat rumus kimianya C6H8O7.

Artikel ini, akan membahas perbedaan antara asam askorbat dan asam sitrat dalam hal penggunaan dan karakteristik kimia lainnya.

Asam Askorbat

Asam askorbat umumnya dikenal sebagai vitamin C. Ini merupakan nutrisi penting bagi manusia, dan diperlukan untuk pertumbuhan, dan perbaikan jaringan, serta penyembuhan luka.

Selain itu asam askorbat memiliki antioksidan, yang membantu melindungi sel-sel dari unsur-unsur yang dapat merusak DNA dan meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh.

Vitamin C adalah vitamin yang larut dalam air dan sensitif terhadap panas. Akibatnya, vitamin C tidak disimpan dalam tubuh manusia, dan dapat hancur selama pengolahan makanan ketika makanan dipanaskan atau kalengan.

Tapi, asam askorbat dapat dimasukkan menjadi makanan untuk meningkatkan atau pengganti vitamin C yang hilang selama proses memasak.

Konsumsi harian yang direkomendasikan untuk vitamin C adalah 75 miligram untuk wanita dewasa dan 90 miligram untuk pria. Namun, perokok memerlukan tambahan 35 miligram setiap hari.

asam askorbat

Asam Sitrat

Asam sitrat juga asam organik lemah, dan memiliki sifat antioksidan. Tidak seperti asam askorbat, asam sitrat bukan vitamin atau nutrisi penting.

Asam sitrat bertindak sebagai penyangga asam dan dapat mendukung untuk mengontrol keasaman dalam tubuh.

Asam sitrat juga digunakan sebagai agen pengawet makanan. sumber alami asam sitrat adalah lemon, jeruk nipis, jeruk dan jus jeruk, serta limun. Asam sitrat dapat meningkatkan bioavailabilitas mineral seperti zat besi, kalsium, dan magnesium.

asam sitrat

Perbedaan Asam askorbat dan asam sitrat

  • Asam askorbat merupakan asam organik lemah yang terjadi secara alami.
  • Asam sitrat merupakan asam berbasa organik lemah.
  • asam askorbat, juga dikenal sebagai vitamin C, merupakan vitamin penting untuk tubuh manusia.
  • Asam sitrat: asam sitrat bukan vitamin.
  • Asam askorbat: Nama IUPAC nya adalah (5R) – [(1S) -1,2-dihidroksietil] -3,4-dihydroxyfuran-2 (5H) -satu.
  • Asam sitrat: Nama IUPAC nya adalah 3-karboksi-3–hydroxypentane 1,5-dioic asam.
  • Asam askorbat: Ini juga dikenal sebagai vitamin C.
  • Asam sitrat: Ini juga dikenal sebagai asam 3-karboksi-3-hydroxypentanedioic, asam 2-hidroksi-1,2,3-propanetricarboxylic
  • Asam askorbat: rumus kimianya adalah C6H8O6.
  • Asam sitrat: rumus kimianya adalah C6H8O7.
  • Sumber asam askorbat terdapat pada sayuran berdaun hijau, buah-buahan berwarna kuning dan hijau dan sayuran seperti gooseberry India, jambu, pisang, dll.
  • Sumber asam sitrat terdapat pada Lemon, jeruk nipis, jeruk, limun, dan jus jeruk.

Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *