Kondisi Geografis dan Penduduk Eropa Barat

Benua Eropa dibagi menjadi 5 regional termasuk Eropa Utara, Eropa Selatan, Eropa Tengah, Eropa Timur dan Eropa Barat.

Kondisi Geografis dan Penduduk Eropa Barat – Benua Eropa sering disebut Eurasia sebab Eropa seolah tampak sebagai semenanjung Asia. Secara astronomis, benua ini terletak pada 71o6 LU – 36o LU dan 9o27 BB – 66o20 BT.

Eropa Barat terdiri dari sembilan negara, termasuk Austria, Belgia, Perancis, Jerman, Liechtenstein, Luksemburg, Monako, Belanda dan Swiss, menurut PBB. Pembagian ini merupakan bagian dari geoscheme untuk benua Eropa yang dikembangkan oleh Divisi Statistik PBB .

Pembagian regional Benua Eropa adalah sebagai berikut.

  1. Kawasan Eropa Utara, meliputi Islandia, Denmark, dan negara-negara Skandinavia (Norwegia, Swedia, dan Finlandia).
  2. Kawasan Eropa Timur, meliputi Belarus, Bulgaria, Cekoslovakia, Estonia, Hongaria, Latvia, Lithuania, Moldovia, Polandia, Rusia, dan Ukraina.
  3. Kawasan Eropa Tengah, meliputi Austria, Jerman, dan Swiss.
  4. Kawasan Eropa Selatan, meliputi Albania, Italia, Portugal, Rumania, Spanyol, Yugoslavia, dan Yunani.
  5. Kawasan Eropa Barat, meliputi Belanda, Belgia, Inggris, Irlandia, Luksemburg, dan Prancis.

Cornelis Lely (1886) adalah tokoh besar dalam perjuangan lahan di negara Belanda dengan proyeknya “Zuider Zee” yaitu sebuah bendungan atau dam raksasa yang mengalir dibangun mulai dari Friesland di timur laut ke Belanda Utara di sebelah barat, menutup teluk dari laut.

Terpen adalah bukit raksasa buatan dari tanah untuk melindungi daratan terhadap pasang tinggi dan banjir. Polder adalah lahan yang dipulihkan dengan cara membuat pematang dan kemudian air di dalamnya dipompa ke luar.

Fisiografis Eropa Barat

Negara-negara di kawasan Eropa Barat tediri atas sekelompok pulau di lepas pantai barat. Dataran rendahnya bergelombang dan bergunung-gunung. Wilayah Eropa Barat umumnya dipengaruhi oleh angin barat yang relatif basah. Angin barat berasal dari arah Samudra Atlantik dan hampir sepanjang tahun bertiup sehingga di musim dingin suhunya tidak terlalu dingin dan ketika musim panas suhunya tidak terlalu panas.

Pengaruh arus teluk yang bersifat panas menyebabkan air laut tidak membeku sehingga jalur pelayaran tetap ramai. Di Inggris keadaan sungainya memiliki estuarium sehingga dapat disinggahi kapal-kapal niaga. Sungai yang mengalir ke Belanda berasal dari Pegunungan Alpen yang membawa material berbentuk endapan dan merupakan sumber daya alam potensial.

Negara Eropa Barat lainnya adalah Prancis. Prancis merupakan negara terbesar di kawasan Eropa Barat. Daerahnya dibentuk oleh Sungai Rhein dan deretan pegunungan Eropa Besar, seperti Pegunungan Pyrenees, Alpen, dan Jura. Puncak gunung tertinggi di Prancis dan Eropa ialah Mount Blanc (4807 m).

Penduduk Eropa Barat

Penduduk Eropa terdiri dari berbagai bangsa, antara lain

1) bangsa Slavia, meliputi Ceko dan Slovakia, Rusia, dan Polandia,

2) bangsa Germania, meliputi Belanda, Inggris, Jerman, Denmark, dan Skandinavia,

3) bangsa Romania, meliputi Prancis, Spanyol, Italia, dan Portugis.

Perekonomian Eropa Barat

Kegiatan ekonomi negara-negara Eropa Barat berkembang sangat pesat, dengan adanya kelompok-kelompok ekonomi, seperti MEE dan EFTA. Faktor yang memengaruhi perekonomian Eropa Barat sebagai berikut.

1) Potensi sumber daya alam, meliputi:

  • Memiliki lahan pertanian yang produktif,
  • Memiliki relief yang datar,
  • Kaya akan bahan tambang,
  • Teknologi perikanan yang maju,
  • Memiliki sungai yang cukup.

2) Potensi sumber daya manusia, meliputi:

Sumber daya manusianya sejak abad ke-17 sudah maju di mana revolusi industri berkembang di Eropa Barat, yaitu Inggris. Sekitar 80% penduduk usia 15 tahun selalu melanjutkan pendidikannya ke tingkat yang lebih tinggi.

Posisi Eropa Barat ditinjau dari berbagai aspek

1) Aspek ekonomi

Ditinjau dari sektor pertanian, perindustrian, dan perdagangan, kawasan Eropa Barat merupakan contoh perubahan yang positif dalam pembangunan dan peningkatan ekonomi sehingga dapat dianut negara lain.

2) Aspek politik

Adanya sikap primordial karena krisis disintegrasi yang berkepanjangan di Yugoslavia mengganggu upaya menciptakan Eropa yang aman, damai, dan demokratis.

3) Aspek sosial budaya

Kehidupan sosial budaya Eropa Barat sangat maju sehingga memengaruhi negara-negara berkembang. Bahkan banyak wisatawan mancanegara tertarik adanya peninggalan-peninggalan kebudayaan, seperti Coloseum di Roma, Louvre di Prancis, dan kasino di Monte Carlo.


Facebook Twitter

Sponsored Ads
loading...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *